Teknik Dasar Pencak Silat

Jika kita ingin mempelajari teknik dasar pencak silat sudah pasti sangat jauh berbeda dengan teknik dasar sepak bola meskipun keduanya termasuk ke dalam ranah cabang olahraga.

Pencak silat sendiri merupakan seni bela diri tradisional asli Indonesia yang memiliki ciri-ciri berbeda dengan seni bela diri pada lainnya yaitu terletak pada gerakannya yang terlihat patah-patah.

Meskipun berasal dari Indonesia, namun olahraga ini juga sudah sangat terkenal di berbagai benua, mulai dari benua Eropa, Australia bahkan benua Amerika.

10 Teknik Dasar Pencak Silat

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: linisehat.com

Di Indonesia sendiri, seni bela diri ini tergabung ke dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) meskipun di beberapa daerah menyebutnya berbeda, seperti silat, silek, pencak dan beberapa sebutan lainnya.

Agar bisa dikatakan mampu untuk menguasai pencak silat maka tentunya harus membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu dengan cara melakukan latihan yang berkelanjutan.

Jika kita masih awam atau belum pernah mempelajari seni bela diri pencak silat ini, maka kita harus terlebih dahulu menguasai teknik dasar pencak silat.

Pada umumnya terdapat 10 teknik dasar pencak silat yang harus dipahami dan dikuasai bagi kita yang ingin belajar ilmu bela diri asli Indonesia ini.

Nah, dibawah ini adalah 10 teknik dasar pencak silat yang harus kita kuasai sebagai pesilat:

1. Teknik Kuda-Kuda Pencak Silat

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: indonesiaexpat.biz

Teknik dasar pencak silat pertama yang wajib dikuasai adalah teknik kuda-kuda. Sikap/teknik kuda-kuda berperan sangat penting karena teknik ini merupakan sebuah sikap menapakan kaki yang berfungsi sebagai persiapan untuk menyerang lawan.

Selain itu, teknik kuda-kuda juga berfungsi untuk mempertahankan posisi agar kita tidak mudah dijatuhkan pada saat berada dalam posisi bertahan.

Di dalam pencak silat sendiri terdapat 6 jenis sikap kuda-kuda yang harus kita ketahui, diantaranya seperti:

  • Teknik Kuda-kuda Tengah

Teknik kuda-kuda tengah ini dilakukan dengan cara membuka serta menekuk kedua lutut kemudian pusatkan tumpuan berat badan kita di tengah.

  • Teknik Kuda-kuda Depan

Berbeda dengan teknik kuda-kuda tengah, sikap kuda-kuda depan dibentuk dengan posisi kaki bagian depan ditekuk, telapak kaki lurus mengarah ke depan serta kaki yang belakang juga berposisi lurus. Tumpuan berat badan terletak di kaki bagian depan.

  • Teknik Kuda-kuda Belakang

Terdapat dua versi kuda-kuda dalam jenis ini. Versi pertama yaitu posisi sama halnya seperti kuda-kuda depan, perbedaannya terletak pada kaki yang ditekuk dan dijadikan sebagai tumpuan adalah pada kaki bagian belakang.

Sedangkan versi yang kedua adalah menaruh berat badan pada kaki bagian belakang dengan mengatur tumit tumpuan tegak dengan panggul. Condongkan sedikit badan ke depan serta jinjit kaki bagian depan dengan cara menapakan tumit atau ujung kaki.

  • Teknik Kuda-kuda Samping

Seperti halnya dengan teknik kuda-kuda depan, teknik ini dilakukan dengan menekuk satu kaki dimana kaki yang satunya lagi berposisi lurus mengarah ke samping. Tumpuan berat badan diletakkan pada kaki yang ditekuk kemudian bahu segaris/sejajar dengan kaki.

  • Teknik Kuda-kuda Silang Depan

Teknik kuda-kuda silang depan dibentuk dengan cara menginjakkan satu kaki ke depan atau belakang kaki yang satunya. Berat badan di tumpukan pada satu kaki, kemudian satu kaki lainnya ringan sentuhan menggunakan ibu atau ujung jari kaki.

  • Teknik Kuda-kuda Silang Belakang

Kuda-kuda silang belakang merupakan teknik kuda-kuda dimana salah satu kakinya berada di belakang dengan keadaan menyilang. Selain itu kaki di tumpukan ke belakang, usahakan badan tetap lurus agar tidak jatuh pada saat melakukan gerakan tersebut.

2. Teknik Pasang

Teknik pasang adalah sebuah teknik/posisi yang umumnya dikombinasikan dengan teknik kuda-kuda dimana teknik ini bersifat fleksibel.

Pada saat seorang pesilat bergerak saat bertarung, maka sikap dan gerakannya akan selalu berubah mengikuti dengan perubahan posisi lawan.

Ketika menemukan sebuah titik celah pertahanan lawan, maka selanjutnya si pesilat akan mencoba untuk menyerang dengan serangan yang cepat, tepat serta terukur.

Terdapat banyak sikap dalam teknik dasar pencak silat ini. Karena posisi ini merupakan ciri khas dari setiap aliran padepokan yang membedakan antara padepokan yang satu dengan padepokan yang lainnya.

Tetapi secara umum, terdapat empat teknik pasang yang sudah terkenal secara luas, seperti:

  • Pasang Satu

Sikap pasang satu diambil dengan posisi badan tegak serta kedua tangan berada disamping dalam keadaan siap silat lalu kedua kakinya di buka selebar bahu.

  • Pasang Dua

Selanjutnya adalah sikap pasang dua. Posisi badan pada sikap pasang dua ini harus tegak lurus, kedua kaki di buka selebar bahu kemudian kedua tangan mengepal lalu sejajar dengan pinggang.

  • Pasang Tiga

Sikap pasang tiga berposisi badan tegak lurus, kedua kaki di buka selebar bahu, kemudian angkat kedua tangan sejajar dengan mata, lalu posisi menyilang dimana tangan terbuka.

  • Pasang Empat

Sikap pasang terakhir adalah sikap pasang empat. Sama seperti sikap pasang sebelumnya yaitu pastikan kaki di buka selebar bahu. Bedanya tangan diangkat sejajar dengan mata kemudian posisi menyilang dengan tangan mengepal.

3. Teknik Arah

Selain sikap pasang, memahami teknik atau sikap arah juga sangat penting. Hal ini karena berhubungan dengan kemana pesilat lawan akan melangkah pada saat dalam posisi menyerang atau bertahan.

Di dalam dunia persilatan, teknik arah dikenal dengan sebutan delapan penjuru mata angin. Cara melihatnya adalah dengan menggeser kuda-kuda dan juga sikap pasang sesuai dengan gambar mata angin yang ada.

4. Pola Langkah

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: image.winudf.com

Pola langkah merupakan teknik dasar yang menjadi ciri khas daripada seni bela diri pencak silat ini. Pola langkah merupakan perubahan injakan kaki dari satu sudut tempat ke sudut tempat yang lainnya.

Pada intinya, pencak silat merupakan gabungan dari kekokohan teknik kuda-kuda yang digabungkan dengan fleksibel terhadap luwesnya pergerakan langkah serta disempurnakan dengan pemahaman arah yang benar.

Jika kita sebagai pesilat sudah menguasai hal tersebut, maka serangannya akan sulit dibaca serta pertahanannya akan sulit ditembus oleh sang lawan tanding kita.

Secara umum, terdapat enam jenis pola langkah yang sudah dikenal serta digunakan dalam banyak perguruan/padepokan pencak silat. Enam pola langkah pencak silat yang dimaksud adalah pola langkah lurus, pola langkah segitiga, pola langkah segiempat, pola langkah zig-zag, pola langkah S dan pola langkah U.

5. Teknik Pukulan

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: slideplayer.info

Pukulan adalah salah satu teknik yang dilakukan baik dalam keadaan menyerang atau bertahan dengan menggunakan lengan tangan. Terdapat 4 jenis pukulan yang harus dikuasai oleh pesilat, diantaranya:

  • Teknik Pukulan Lurus

Ini merupakan sebuah teknik pukulan yang dimana cara melakukannya adalah harus fokus ke arah depan, titik sasarannya yaitu pada bagian dada lawan. Sedangkan tangan yang satunya lagi ditekuk di depan dada kita. Hal ini bertujuan untuk menutup arah point untuk digunakan sebagai bentuk pertahanan.

  • Teknik Pukulan Tegak

Teknik pukulan tegak ini titik sasarannya terdapat pada bahu. Pukulan ini dilakukan pada saat pesilat sedang saling berhadapan dimana kondisi bahu lawannya terlihat terbuka.

  • Teknik Pukulan Bandul

Nama lain dari teknik pukulan ini adalah uppercut, yaitu merupakan cara mengayunkan tangan ke arah ulu hati sang lawan. Sedangkan tangan yang lainnya menutup celah serangan lawan terhadap dada kita.

  • Teknik Pukulan Melingkar

Teknik pukulan yang satu ini mungkin bisa dibilang adalah teknik pukulan yang sangat jarang digunakan dalam ilmu bela diri. Mirip seperti teknik pukulan bandul, bedanya pukulan ini melingkar lebih melebar dimana target sasarannya adalah pinggang lawan.

6. Teknik Tendangan

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Terdapat sangat banyak ragam tendangan dalam pencak silat. Akan tetapi jika kita belajar teknik dasar, maka akan ada empat jenis teknik tendangan yang dapat dengan mudah kita pelajari. Keempat teknik tendangan yang dimaksud adalah:

  • Tendangan A

Teknik tendangan ini yaitu lurus ke depan dengan menggunakan cocor kaki yang diarahkan ke ulu hati lawan.

  • Tendangan C atau Sabit

Sedangkan tendangan C atau Sabit merupakan tendangan dari arah samping dengan menggunakan cocor atau punggung kaki yang diarahkan ke tulang rusuk lawan.

  • Tendangan T

Tendangan T adalah tendangan samping dengan menggunakan pedang kaki/telapak kaki atau tumit dimana tendangannya mengarah ke tulang rusuk atau dapat juga mengarah ke dada lawan. Seperti namanya, tendangan ini sepintas mirip dengan huruf T.

  • Tendangan Melingkar

Terakhir adalah tendangan melingkar. Tendangan ini dilakukan dengan cara memutarkan kaki disertai dengan hentakan menggunakan tumit. Sasaranya adalah bagian dada dan punggung lawan.

7. Teknik Tangkisan

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: image.winudf.com

Teknik tangkisan ialah suatu usaha pertahanan dari setiap serangan yang di berikan oleh lawan baik itu berupa pukulan atau tendangan. Sama seperti teknik tendangan, teknik tangkisan juga terdapat empat jenis, diantaranya adalah:

  • Tangkisan Atas

Jenis tangkisan ini dilakukan guna untuk melindungi bagian kepala dari serangan lawan. Gerakan dari tangkisan atas ini yaitu membentuk tangan dalam posisi siku kemudian mengayunkannya dari bawah ke atas.

  • Tangkisan Bawah

Sedangkan tangkisan bawah adalah berfungsi untuk melindungi bagian kemaluan. Cara melakukannya adalah dengan menyilangkan tangan menjadi huruf X dengan jari terbuka tetapi rapat lalu mengayunkannya dari atas ke bawah.

  • Tangkisan Dalam

Tangkisan ini adalah tangkisan yang dilakukan dengan cara menggerakkan tangan dari luar ke arah dalam dengan posisi sejajar dengan bahu.

  • Tangkisan Luar

Kebalikan dari tangkisan dalam, tangkisan luar ini adalah membuang pukulan lawan dari arah kanan atau kiri.

8. Teknik Kuncian

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: s3.sumber.com

Teknik dasar pencak silat yang selanjutnya adalah teknik kuncian. Teknik kuncian adalah suatu teknik untuk dapat melumpuhkan lawan dengan tujuan agar si lawan tidak dapat melanjutkan pergerakannya.

Sasaran daripada teknik ini adalah menyasar pada bagian vital, misalnya leher, lengan dagu, pergelangan tangan, bahu dan selangkangan kaki musuh.

9. Teknik Guntingan

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: i1.wp.com/portaltiga.com

Salah satu teknik penting yang harus dimiliki oleh pesilat adalah teknik guntingan. Teknik ini dapat dilakukan dengan cara tendangan atau jepitan misalnya menggunting bagian tubuh lawan.

Tujuannya adalah untuk menjatuhkan dan untuk mengunci lawan. Terdapat tiga teknik guntingan, seperti guntingan atas dengan sasarannya adalah leher, guntingan tengah sasarannya bagian dada lawan dan guntingan bawah yang sasarannya adalah kaki si lawan.

Meskipun tergolong ke dalam teknik dasar, namun teknik guntingan sangat tidak disarankan untuk pemula, ini karena tingkat resiko kegagalannya yang cukup tinggi.

10. Teknik Sikap Berbaring

Teknik Dasar Pencak Silat
Sumber Gambar: cdn.radarjogja.co

Teknik dasar pencak silat yang terakhir adalah teknik sikap berbaring. Sikap berbaring ini umumnya dilakukan oleh petarung pada saat bertahan dari serangan lawan dan sedangkan ia dalam keadaan terpojok.

Gampangnya adalah ketika kita terjatuh maka kita tetap dapat membela diri serta berpotensi untuk membalikkan keadaan. Beberapa teknik sikap berbaring dalam pencak silat adalah sikap miring, sikap telentang dan sikap telungkup.

Demikianlah 10 teknik dasar pencak silat yang dapat kita pelajari di rumah. Dengan kita terus berlatih tentang teknik dasar tersebut maka ketangkasan dan juga kemahiran akan datang dengan sendirinya.