Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Perbedaan Mitosis dan Meiosis – Seperti yang telah kita ketahui, sel merupakan makhluk hidup yang reproduksinya dengan cara membelah diri. Adapun terdapat 3 macam dalam pembelahan diri, yaitu amitosis, mitosis, dan meiosis.

Nah, dari ketiga cara pembelahan diri pada sel tersebut memiliki tujuan untuk berkembang biak dan yang harus diketahui adalah pada perbedaan antara mitosis dan meiosis.

Baca Juga : Perbedaan Pantun, Syair, dan Gurindam

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Perbedaan Mitosis dan Meiosis
Sumber Gambar: kumpulanilmu.com

Amitosis merupakan pembelahan diri pada sel dimana prosesnya terjadi secara langsung tanpa adanya tahapan-tahapan tersendiri.

Berbeda dengan mitosis dengan meiosis dimana cara pembelahan dirinya harus membutuhkan beberapa langkah atau tahapan-tahapan terlebih dahulu. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui penjelasan lebih lanjut untuk dapat mengetahui apa saja perbedaan antara mitosis dan meiosis.

Pengertian Mitosis dan Meiosis

Perbedaan Mitosis dan Meiosis
Sumber Gambar: materiipa.com

Mitosis merupakan bagian dari pembelahan sel, dimana kromosom di dalam nukleus terbelah menjadi 2 set kromosom identik yang dimana masing-masingnya memiliki nucleus.

Sedangkan meiosis merupakan pembelahan sel yang mengurangi jumlah kromosom sehingga menjadi setengahnya. Proses ini terjadi pada di tiap reproduksi seksual.

Tipe Reproduksi

Di dalam pembelahan sel mitosis, tipe reproduksinya yaitu aseksual. Berbeda dengan pembelahan meiosis yang dimana pembelahan selnya menggunakan tipe reproduksi seksual.

Organisme yang Mengalami

Makhluk hidup organisme yang mengalami atau melewati proses pembelahan sel mitosis yaitu semua jenis organisme. Meiosis akan mengalami pembelahan jenis ini hanya organisme dan berbagai makhluk hidup seperti manusia, binatang, tumbuhan dan jamur.

Percampuran Genetik

Seperti yang telah dijelaskan diatas, mitosis merupakan proses pembelahan diri dimana tipe reproduksinya adalah aseksual, sehingga tidak terjadi percampuran genetik yang tentunya kebalikan dari meiosis yang di dalam proses pembelahannya terdapat proses percampuran genetik.

Kode Genetik

Masih terkait dengan tipe dan jenis reproduksi. Tanpa adanya percampuran genetik pada mitosis membuat sel anak dan juga sel induk menjadi sama persis atau identik. Bagi meiosis sendiri menjadi ada perbedaan antara sel anak dan juga sel induk karena adanya percampuran genetik.

Fungsi

Umumnya mitosis terjadi untuk reproduksi sel serta untuk pertumbuhan serta perbaikan sel yang ada di tubuh suatu organisme atau makhluk hidup. Adapun meiosis sendiri terjadi guna membedakan genetik suatu organisme melalui reproduksi seksual.

Jumlah Pembagian

Mitosis hanya melewati satu proses pembelahan diri, berbeda dengan meiosis dimana terdapat dua proses pembagian, yaitu meiosis I dan meiosis II.

Baca Juga : Perbedaan Antara Gema dan Gaung

Jumlah Sel

Untuk jumlah sel yang dihasilkan dari proses mitosis sendiri terdapat 2 sel diploid yang sama persis. Sedangkan bagi meiosis terdapat 4 haploid dengan sedikit perbedaan di setiap sel anak dengan sel induknya.

Jumlah Kromosom

Mitosis merupakan proses pembelahan diri aseksual sehingga membuat kromosom yang dihasilkan tidak memiliki perubahan (tetap). Meiosis adalah pembelahan diri seksual yang membuat jumlah kromosom berubah menjadi setengah dari sel kromosom awal.

Fase

Dalam fase, mitosis hanya melalui 4 tahapan, yaitu profase, metafase, anaphase, serta telofase. Sedangkan dalam meiosis memiliki fase yang sedikit panjang namun tetap dengan tahap yang tidak jauh berbeda dengan meiosis I ada fase profase I,metafase I, anaphase I, telofase I, dan sitokinesis I.

Sedangkan untuk fase meiosis II terdapat profase II, metafase II, anaphase II, telofase II dan sitokinesis II.

Nah itulah penjelasan mengenai perbedaan mitosis dan meiosis. Mitosis dan meiosis ini dapat ditemui di semua sel binatang, tumbuhan, maupun jamur. Namun pembelahan mitosis lebih umum daripada meiosis serta dapat dijumpai di berbagai fungsi pembelahan.

Dengan pembahasan kali ini mengenai perbedaan mitosis dan meiosis, semoga dapat menjadi referensi ilmu pengetahuan kita dalam memahami secara baik dan benar mengenai mitosis dan meiosis ini.