Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria

Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria – Dalam mata pelajaran Iimu Pengetahuan Alam, ada materi yang membahas tentang Achaebacteria dan Eubacteria. Namun apakah kalian mengetahui perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria?

Nah jika kalian lupa akan materi tersebut, maka kalian tepat berada disini karena kami akan mengupas tuntas mengenai perbedaan kedua makhluk hidup tersebut.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai perbedaan antara Archaebacteria dan Eubacteria, maka sebaiknya kalian mengetahui apa pengertian keduanya.

Baca Juga : Perbedaan Monera dan Protista

Pengertian Archaebacteria dan Eubacteria

Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Archabacteria merupakan salah satu organisme tertua yang pernah hidup di bumi. Bentuk dari Archabacteria berbeda-beda, ada yang berbentuk spiral batang tidak beraturan serta beberapa jenis bentuk lainnya seperti bentuk filamet atau koloni.

Selain itu, Archabacteria dan Eubacteria merupakan kelompok makhluk hidup yang memiliki ukuran sangat kecil (mikroskopik), bersel satu, serta tidak mempunyai membran inti (Prokariot).

Meskipun memiliki ukuran yang sangat kecil, namun ia memiliki banyak peran penting dalam membantu kehidupan manusia dan juga makhluk hidup lainnya.

Pengertian Archaebacteria sendiri adalah kelompok mikroorganisme yang memiliki kemampuan dapat beradaptasi di lingkungan yang cukup ekstrim. Ia juga disebut dengan bakteri purba karena jenis bakteri ini merupakan nenek moyang dari bakteri yang ada dan hidup di zaman sekarang.

Sedangkan Eubacteria adalah bakteri yang asli atau sesungguhnya. Dinamakan bakteri sesungguhnya karena jenis bakteri ini yang selama ini dikenal dalam kehidupan manusia baik yang autotrof atau heterotrof.

Eubacteria juga merupakan jenis bakteri yang bersifat prokariot dimana bakteri ini hidup dengan cara parasit dan patogenik.

Namun ada juga Eubacteria yang bersifat fotosintetik dan kemoautotrof. Bakteri Eubacteria menjadi bagian yang cukup penting selama proses daur ulang nitrogen dan juga elemen lainnya. Selain itu, beberapa jenis Eubacteria juga dapat dimanfaatkan dalam proses industri modern.

Baca Juga : Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria

Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria
Sumber Gambar: cdn.thinglink.me

Setelah membahas mengenai pengertian Archaebacteria dan Eubacteria, selanjutnya adalah membahas ke pembahasan inti, yaitu perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai perbedaan kedua bakteri tersebut.

  • Dinding sel

Perbedaan yang pertama adalah terletak pada dinding sel. Archaebacteria tidak mengandung atau tersusun dari peptidoglikan. Berbeda dengan Eubacteria yang mengandung atau tersusun dari peptidoglikan.

Jadi jika kalian ingin mengetahui bahwa itu bakteri Archaebacteria atau Eubacteria maka harus melihat susunan dinding selnya terlebih dahulu.

  • Lipid membran

Jika dilihat dari lipid membrannya, hidrokarbon yang terdapat pada Archaebacteria sebagian bercabang. Ini berbeda dengan hidrokarbon yang ada pada Eubacteria yang tidak bercabang.

  • RNA polymerase

Archaebacteria terdiri dari beberapa jenis, berbeda dengan Eubacteria yang hanya terdiri dari satu jenis saja. Jadi dapat dipastikan jika ada bakteri yang memiliki RNA pomerase satu jenis adalah Eubacteria dan jika lebih dari satu berarti Archaebacteria.

  • Intron

Intron adalah bagian dari gen yang tidak digunakan untuk pengkodean. Adapun Archaebacteria memiliki intron di beberapa gen, sedangkan Eubacteria tidak memiliki intron.

  • Respons

Siapa sangka bahwa bakteri juga memiliki respons lho! Bakteri memiliki respon terhadap antibiotik streptomisin dan kloramfenikol. Bakteri yang pertumbuhannya tidak terhambat adalah Archaebacteria. Berbeda dengan Eubacteria dimana pertumbuhannya terhambat.

Archaebacteria merupakan salah satu jenis bakteri yang dianggap sebagai nenek moyang bakteri yang ada dan hidup pada masa sekarang. Sedangkan Eubacteria merupakan bakteri yang bersifat Prokariot.

Nah jika kalian telah mengetahui perbedaan antara Archaebacteria dan Eubacteria, maka kini kalian akan lebih mudah dalam membagi kelompok bakteri yang sedang diamati.

Walaupun memiliki ukuran yang sangat kecil, namun bakteri tetap dapat dilihat dengan menggunakan alat bantu mikroskop. Selain itu, bakteri juga dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu Archaebacteria dan Eubacteria.

Untuk dapat membaginya, maka dapat melihat perbedaan dari kedua kelompok bakteri tersebut. Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria. Semoga bermanfaat.