Pengertian Hak Asasi Manusia

Tiap manusia yang ada di dunia ini tanpa terkecuali memiliki pengertian hak asasi manusia atau pengertian hak dan kewajiban yang harus di jalankan.

Pengertian hak asasi manusia sendiri dapat dibagi menjadi tiga kata, yaitu hak, asasi dan manusia. Hak memiliki makna kepunyaan atau kepemilikan. Sedangkan asasi berarti hal yang mendasar.

Sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa pengertian hak asasi manusia merupakan hal yang mendasar dan utama serta harus dimiliki oleh setiap manusia.

Pengertian Hak Asasi Manusia Menurut Para Ahli

Pengertian Hak Asasi Manusia
Sumber Gambar: assets-a1.kompasiana.com

Selain pengertian hak asasi manusia secara umum seperti yang telah dijelaskan di atas, beberapa para ahli juga mendefinisikan mengenai pengertian HAM. Diantara para ahli yang dimaksud adalah:

  • Menurut Jan Materson

Menurut Jan Materson (anggota komisi HAM di PBB) HAM adalah hak-hak yang ada/dimiliki oleh setiap manusia yang tanpanya manusia akan mustahil hidup sebagai manusia.

  • Menurut Jhon Locke

Sedangkan menurut Jhon Locke, HAM adalah hak yang diberikan langsung oleh Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kodrati yang menjadikan tidak ada kekuatan di dunia ini yang dapat mencabutnya. HAM sendiri memiliki sifat yang mendasar dan suci.

  • Menurut Miriam Budiarjo

Miriam Budiarjo mengemukakan, HAM adalah hak yang dimiliki oleh setiap orang sejak dilahirkan ke dunia. Hak ini bersifat universal, hal ini karena hak dimiliki tanpa perbedaan ras, budaya, jenis kelamin, suku dan agama.

  • Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto

Hak Asasi Manusia merupakan suatu hak yang bersifat mendasar. Hak ini dimiliki oleh manusia sesuai dengan kodratnya yang tidak bisa dipisahkan sehingga bersifat suci.

  • Menurut Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999

Selain itu, HAM merupakan seperangkat hak yang melekat dalam diri manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Hak ini merupakan anugerah yang wajib dilindungi dan juga di hargai oleh tiap-tiap manusia (Undang-undang nomor 39 tahun 1999).

Kesimpulannya adalah HAM merupakan suatu kebutuhan mendasar yang harus dimiliki oleh manusia dimulai sejak berada di dalam kandungan.

Undang-Undang Tentang Hak Asasi Manusia

Pengertian Hak Asasi Manusia
Sumber Gambar: arqiekapradana.files.wordpress.com

Indonesia sendiri memiliki undang-undang yang mengatur tentang HAM, diantara undang-undang yang dimaksud adalah:

  • Pasal 28A Mengatur Tentang Hak Hidup

Pasal 28A ini mengatur mengenai setiap orang berhak untuk mempertahankan hidup dan kehidupannya.

  • Pasal 28B Mengatur Tentang Hak Berkeluarga

1. Setiap orang berhak untuk membentuk/memiliki keluarga serta melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah baik itu di mata agama dan di mata negara.

2. Selain itu, pasal 28B menegaskan bahwa setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta memiliki hak atas pemberian berasal dari kekerasan atau diskriminasi.

  • Pasal 28C Mengatur Tentang Hak Memperoleh Pendidikan

1. Setiap orang memiliki hak untuk mengembangkan diri melalui pemenuhan keperluan dasarnya, berhak untuk mendapatkan pendidikan serta mendapatkan fungsi berasal dari ilmu dan teknologi, seni dan budaya agar menambah mutu hidupnya serta demi kesejahteraan umat manusia.

2. Setiap orang juga berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara.

  • Pasal 28D Mengatur Tentang Kepastian Hukum

1. Setiap orang memiliki hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan serta kepastian hukum yang adil serta mendapatkan perlakuan yang serupa di mata hukum.

2. Setiap orang berhak untuk bekerja kemudian mendapatkan imbalan dan juga perlakuan yang adil dan layak di dalam lingkup/jalinan kerja.

3. Setiap warga negara juga berhak untuk mendapatkan kesempatan serupa di dalam pemerintahan.

4. Setiap orang memiliki hak atas status kewarganegaraan.

  • Pasal 28E Mengatur Tentang Kebebasan Beragama

1. Setiap orang berhak untuk memeluk agama dan beribadat menurut kepercayaannya masing-masing, memilih pekerjaan, memilih pendidikan dan juga pengajaran, memilih kewarganegaraan sesuai dengan kehendaknya, memilih daerah tinggal di wilayah negara dan juga berhak meninggalkannya, dan berhak untuk kembali.

2. Setiap orang berhak untuk bebas meyakini kepercayaan, memperlihatkan asumsi dan sikap sesuai dengan hati nuraninya.

3. Setiap orang memiliki hak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan bebas mengeluarkan pendapat.

  • Pasal 28F Mengatur Tentang Komunikasi dan Informasi

Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan juga mendapatkan informasi dengan tujuan untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya.

Selain itu juga berhak untuk mencari, memperoleh, menyimpan, memiliki, mengolah dan juga memberikan informasi bersama dengan memanfaatkan segala style saluran yang ada dan tersedia.

  • Pasal 28G Mengatur Tentang Perlindungan Diri

1. Setiap orang memiliki hak atas perlindungan diri pribadi, keluarga dan martabat, kehormatan dan juga harta benda yang dimiliki/di bawah kekuasaannya. Selain itu juga berhak atas rasa aman dan pemberian yang berasal dari ancaman keresahan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu dimana itu merupakan hak asasi.

2. Selain itu, setiap orang berhak untuk bebas yang berasal dari penyiksaan serta perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat manusia dan berhak mendapatkan suaka politik yang berasal dari negara lain.

  • Pasal 28H Mengatur Tentang Kesejahteraan dan Jaminan Sosial

1. Setiap orang berhak untuk memperoleh hidup yang sejahtera lahir dan batin, memiliki tempat tinggal layak serta mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan juga sehat serta berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

2. Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan tertentu guna mendapatkan kesempatan dan fungsi yang serupa fungsi capai persamaan dan juga keadilan.

3. Setiap orang juga berhak atas jaminan sosial yang terlalu mungkin pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.

4. Tiap orang berhak membawa hak milik privat dan juga hak milik selanjutnya tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapapun.

  • Pasal 28I Mengatur Hak-Hak Basic Asasi Manusia

1. Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak memiliki kemerdekaan asumsi dan hati nurani, hak beragama, hak agar tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai privat di mata hukum, serta hak untuk tidak dituntut atas basic hukum yang berlaku surut dimana semuanya adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.

2. Setiap orang berhak untuk terbebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas basic apa pun serta memiliki hak untuk mendapatkan pemberian pada perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.

3. Identitas budaya dan juga hak penduduk tradisional di hormati selaras bersamaan dengan perkembangan zaman dan juga peradaban.

4. Perlindungan, penegakan, pemajuan, dan juga pemenuhan HAM merupakan tanggung jawab negara, dalam hal ini adalah pemerintah.

5. Menegakkan dan melindungi HAM sesuai bersama dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan HAM ini dijamin, diatur, serta dituangkan di dalam ketentuan perundang-undangan.

  • Pasal 28J Mengatur Tentang Penghormatan HAM

1. Setiap orang wajib untuk menghargai HAM orang lain di dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. Didalam menjalankan hak kebebasannya, setiap orang wajib untuk tunduk terhadap perbatasan yang ditetapkan bersama dengan undang-undang bersama dengan maksud adalah sebatas untuk menjamin pernyataan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain.

Untuk mencukupi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, serta ketertiban umum di dalam suatu penduduk yang demokratis.

Macam-Macam Hak Asasi Manusia

Pengertian Hak Asasi Manusia
Sumber Gambar: www.belumlama.com

Hak asasi manusia terbagi dalam beberapa macam. Dimana setiap macam HAM ini dibuat untuk mengelompokkan HAM berdasar pada ketentuan-ketentuan yang lebih tepat.

  • Hak Asasi Pribadi (Personal Rights)

Hak asasi pribadi merupakan hak yang berhubungan dengan kehidupan pribadi setiap orang. Misalnya adalah kebebasan menyampaikan pendapat, kebebasan untuk bepergian kemana-mana, bergerak atau berpindah ke berbagai tempat dan lainnya.

  • Hak Asasi Politik (Political Rights)

Hak ini merupakan hak asasi di dalam kehidupan seseorang. Seperti contohnya adalah hak memilih dan dipilih, hak untuk membuat petisi, hak keikutsertaan dalam kegiatan pemerintahan dan lainnya.

  • Hak Asasi Hukum (Legal Equality Rights)

Legal equality right atau hak asasi hukum merupakan suatu hak untuk mendapatkan kependudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.

Contohya yaitu mendapatkan perlakuan yang sama dalam bidang hukum dan pemerintahan, menjadi pegawai negeri sipil, perlindungan dan juga pelayanan hukum.

  • Hak Ekonomi (Property Rights)

Hak asasi ekonomi menyangkut hak individu di dalam hal perekonomian. Contoh hak asasi ekonomi adalah perjanjian kontrak, kebebasan dalam hal jual-beli, memiliki sesuatu, penyelenggaraan sewa-menyewa, serta memiliki pekerjaan yang pantas.

  • Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights)

Procedural rights merupakan hak untuk memperoleh perlakuan yang sama dalam tata cara pengadilan. Contohnya hak untuk mendapatkan pembelaan hukum, hak mendapatkan pemeriksaan, penyidikan, penangkapan, penggeledahan dan hak penyelidikan di muka umum.

  • Hak Asasi Sosial Budaya (Social Culture Rights)

Hak ini terkait di dalam kehidupan masyarakat. Misalnya adalah hak untuk memilih, menentukan, dan melakukan pendidikan, hak mendapatkan pengajaran, mendapatkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat.

Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia

Pengertian Hak Asasi Manusia
Sumber Gambar: i1.wp.com

Tidak dapat dipungkiri, kasus pelanggaran HAM memang sudah sangat banyak terjadi di berbagai negara, salah satunya di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, pelanggaran HAM tidak hanya terjadi di daerah perkotaan saja, tetapi juga terjadi di berbagai daerah yang notabenenya bukan termasuk wilayah perkotaan.

Dibawah ini adalah beberapa contoh kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia.

  • Peristiwa pembantaian di Rawa Gede, terjadi di tahun 1945
  • Peristiwa pembantaian massal PKI, terjadi antara tahun 1965-1966
  • Peristiwa penembakan misterius terhadap Petrus, terjadi di tahun 1982-1985
  • Peristiwa Tanjung Priok, terjadi di tahun 1984
  • Tragedi Trisakti di tahun 1998

Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi contoh kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Indonesia.

Itulah pembahasan lengkap mengenai pengertian hak asasi manusia yang dapat dijadikan sebagai pengetahuan kita akan HAM.