Nama Pakaian Adat Bali

Bali Merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, seperti misalnya nama pakaian adat Bali.

Wilayah yang dijuluki dengan sebutan Pulau Dewata ini memang menjadi salah satu destinasi wisata utama yang ada di Indonesia. Hal ini karena Pulau Bali memiliki banyak kekayaan baik itu wisata budaya, religi, pesona alam dan lain sebagainya.

Nama pakaian adat Bali juga berbeda dengan pakaian adat Jawa Timur karena memang dua wilayah ini baik secara budaya atau wilayahnya berbeda.

Nama Pakaian Adat Bali Lengkap Beserta Gambar dan Penjelasannya

Nama Pakaian Adat Bali
Sumber Gambar:blog.elevenia.co.id

Pakaian adat Bali bukan hanya memiliki satu jenis saja melainkan terdapat banyak jenis nama pakaian adat Bali yang harus kita ketahui sebagai bangsa Indonesia, terlebih lagi bagi masyarakat Bali.

Nah dibawah ini adalah nama pakaian adat Bali lengkap beserta gambar dan penjelasannya.

Udeng

Nama Pakaian Adat Bali
Sumber Gambar: s1.bukalapak.com

Udeng adalah nama lain dari ikat atau penutup kepala yang biasanya dikenakan bersamaan dengan pakaian adat Bali. Udeng ini menjadi salah satu akseseoris tambahan yang sangat spesial bagi masyarakat Bali.

Ikat kepala ini juga digunakan pada saat penduduk Bali melakukan peribadatan di dalam candi. Namun sekarang banyak juga wisatawan yang mengenakannya.

Jadi, dengan menggunakan udeng tidak melulu harus dalam suasana beribadah melainkan menggunakan udeng juga sering dikenakan dalam kehidupan sehari-hari dengan tujuan sadar akan budaya yang tinggi ini yang wajib dilestarikan oleh bangsa Indonesia.

Baju Safari

Nama Pakaian Adat Bali
Sumber Gambar: i0.wp.com/hidupsimpel.com

Baju Safari merupakan salah satu baju adat khas Bali yang dipakai oleh laki-laki. Bentuknya mirip seperti kemeja pada umumnya, yaitu memiliki kerah, kancing dan terdapat kantong pada bagian bawah kanan dan kirinya. Pakaian adat ini identik dengan warna putih, sehingga terlihat bersih.

Kebaya Bali

Nama Pakaian Adat Bali
Sumber Gambar: cdn.elevenia.co.id

Jika dilihat secara sekilas, kebaya Bali tampak seperti pakaian adat Jawa, namun kebaya Bali memiliki ciri khas sendiri yang menjadikannya berbeda dengan jenis kebaya lainnya.

Ciri khas yang membedakannya yaitu kebaya Bali memiliki lengan dan juga bahu dimana desainnya terbuka serta dikenakan dengan sebuah sabuk di bagian tengah dada yang mengenakannya.

Seperti pada adat Jawa, kebaya Bali juga dipakai hanya pada acara-acara khusus saja misalnya pada hari raya, pernikahan, ritual keagamaan atau acara penting lainnya.

Kamen

Nama Pakaian Adat Bali
Sumber Gambar: id-test-11.slatic.net

Selanjutnya adalah kamen. Kamen merupakan kain bawahan yang dikenakan bersamaan dengan pakaian adat Bali yang dipakai oleh penduduk asli Bali.

Sekilas, kamen mirip dengan sarung yang berbentuk persegi. Tetapi bahan untuk membuat kamen biasanya terbuat dari kain yang tipis. Terdapat aturan sendiri-sendiri untuk memakai kamen ini baik bagi pria atau wanita.

Jika kamen di pakai oleh pria, maka umumnya menggunakan 2 lembar kain yang digunakan untuk menutupi pada bagian bawahan. Kain yang terdapat di bagian dalam inilah yang disebut dengan nama kamen.

Sedangkan pada bagian luarnya disebut dengan nama saput. Saput ini diikatkan pada selendang agar kain kamen tidak lepas.

Cara mengenakan kain kamen ini adalah diikat secara melingkar pada bagian pinggang dari arah kiri ke kanan hingga ketemu pada tiap sisinya di bagian depan. Selanjutnya pada bagian depannya dibuat lipatan dengan simpul.

Ini berbeda ketika akan mengenakan kamen pada wanita. Kamen cukup diikatkan melingkar di bagian pinggang saja dari sisi kiri kemudian ke sisi kanan lalu diikatkan pada selendang/sabuk yang dibawa.

Sabuk Prada

Nama Pakaian Adat Bali
Sumber Gambar: i.pinimg.com

Sabuk Prada umumnya digunakan oleh wanita untuk menahan kamen, Karena termasuk ke dalam salah satu nama pakaian adat Bali, maka motifnya pun khas Bali serta memiliki warna yang mencolok.

Sabuk Prada ini pun memiliki makna khusus yaitu merupakan gambaran untuk melindungi wanita, khususnya untuk melindungi rahim yang merupakan anugerah dari Tuhan. Hal ini yang menjadikannya dipakai di bagian perut.

Sanggul (Pusung)

Nama Pakaian Adat Bali
Sumber Gambar: i0.wp.com

Sanggul merupakan hiasan di kepala yang dipakai oleh wanita. Berbeda dengan sanggul yang dikenakan oleh masyarakat Jawa, sanggul atau Pusung khas Bali ini memiliki beberapa macam, seperti Pusung Gonjer dan Pusung Kepupu.

Pusung Gonjer dipakai oleh wanita yang belum menikah (lajang). Berbeda dengan Pusung Kepupu yang dipakai oleh wanita yang berstatus janda.

Selendang

Nama Pakaian Adat Bali
Sumber Gambar: spartarentalmotor.com

Selendang memang sangat diperlukan oleh masyarakat Bali karena banyak ditemui ritual keagamaan. Bahkan selendang dijadikan sebagai pakaian pengganti baju adat dalam melakukan ritual-ritual tertentu.

Bagi masyarakat Bali yang menjalankan ritual, selendang memiliki makna sebagai pengikat diri dari nafsu atau tingkah laku buruk serta dijadikan sebagai pembatas antara tubuh bagian atas dan tubuh bagian bawah.

Beberapa nama pakaian adat yang telah kita bahas tersebut merupakan pakaian adat yang sangat terkenal bahkan hingga ke wisatawan mancanegara. Tidak heran jika Bali juga dikenal dengan wilayah yang kaya akan adat dan budayanya.

Demikianlah pembahasan mengenai nama-nama pakaian adat Bali lengkap beserta gambarnya yang harus kita ketahui dan jaga bersama-sama agar salah satu warisan leluhur ini tidak hilang dimakan oleh zaman.