Jenis Jenis Singkong dan Gambarnya

Halo sahabat @PakTani11, ingin tahu jenis singkong yang empuk, unggul, atau singkong untuk keripik? Berikut ini adalah penjelasan tentang singkong.

Singkong, beberapa orang menyebutnya ubi kayu atau ketela pohon merupakan jenis sayuran akar atau umbi yang banyak ditemukan di Indonesia. Sebenarnya terdapat beberapa jenis singkong yang biasa di budidaya oleh masyarakat.

Dari berbagai jenis singkong yang banyak di budidaya oleh masyarakat, namun apakah kalian tau jika terdapat beberapa singkong yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh saat di konsumsi?

Nah, di kesempatan kali ini, Kami akan membahas jenis singkong yang biasa di budidaya oleh masyarakat dan aman untuk di konsumsi.

Baca lebih banyak artikel tentang tanaman.

Jenis Singkong yang Dapat Diolah Menjadi Makanan

Jenis Jenis Singkong
Sumber Gambar: encrypted-tbn0.gstatic.com

Ketika kita berkunjung ke suatu daerah, biasanya terdapat toko-toko yang menjual berbagai makanan khas daerah tersebut. Nah dari begitu banyak makanan khas suatu daerah, terdapat begitu banyak makanan khas yang berbahan dasar singkong.

Seperti contohnya saat kita berkunjung ke daerah di Jawa Barat, hampir di setiap kabupaten menjajakan tape peuyeum, atau saat berkunjung ke Purwokerto, pasti salah satu oleh-oleh andalannya adalah getuk goreng sokaraja yang terkenal dimana-mana.

Bahkan beberapa daerah di Nusantara, singkong dijadikan makanan pokok pengganti nasi. Namun seperti yang di jelaskan di atas, tidak semua singkong dapat dikonsumsi. Karena beberapa singkong mengandung racun yang berbahaya bagi manusia.

Apa saja jenis singkong yang umumnya dapat di olah menjadi makanan dan aman untuk dikonsumsi? Berikut penjelasannya.

Singkong Emas

Jenis singkong emas
Sumber Gambar: encrypted-tbn0.gstatic.com

Singkong emas adalah tanaman singkong rekayasa dimana bibit singkong lokal di kawinkan dengan bibit singkong yang berasal dari Negeri Gajah Putih Thailand. Ubi kayu ini dikenalkan pertama kali di Bengkulu.

Jika bibit ini di tanam pada lahan seluas satu hektar, maka singkong emas ini dapat menghasilkan sekitar 150-300 ton ubi. Sedangkan masa panen ubi kayu ini tergolong cepat yaitu di usia 7 bulan.

Umumnya singkong emas ini diolah di perusahaan yang bergerak pada produksi alkohol, tepung terigu, spirtus, minyak kompor, bahan pembuatan jamu, atau bisa juga di olah menjadi pakan ternak.

Singkong Gajah

Jenis Singkong Gajah
Sumber Gambar: encrypted-tbn0.gstatic.com

Gajah merupakan binatang darat terbesar di dunia. Seperti namanya, singkong gajah pun memiliki ukuran lebih besar bahkan paling besar jika dibandingkan dengan jenis singkong lainnya.

Mungkin alasan itulah singkong jenis ini biasa disebut dengan nama singkong gajah. Singkong yang berasal dari Kalimantan Timur ini memiliki diameter lebih dari 8 cm. Bahkan ukurannya melebihi paha orang dewasa.

Umumnya, jika singkong gajah ditanam pada lahan seluas satu hektar, maka hasil panennya antara 150-200 ton/hektar. Meski memiliki ukuran jumbo, tetapi ubi kayu ini memiliki rasa nikmat dan gurih saat di olah.

Singkong gajah dapat diolah menjadi keripik singkong, opak, atau untuk bahan industri lain seperti dijadikan tepung atau dapat dijadikan bahan baku bioetanol.

Beberapa keunggulan singkong gajah ini adalah memiliki umbi yang berat, dapat dikonsumsi secara langsung, dan cara menanam singkong ini terbilang mudah dan lebih tahan terhadap hama penyakit. Usia panen ketela pohon ini berkisar antara 6-10 bulan tergantung perawatan dan kondisi lahan.

Singkong Manggu

Jenis Singkong Manggu
Sumber Gambar: encrypted-tbn0.gstatic.com

Berbeda dengan singkong gajah yang berasal dari Kalimantan Timur, singkong manggu berasal dari Jawa Barat. Singkong jenis ini memiliki ukuran kecil dengan diameter batang 4-5 cm. Rata-rata hasil panen singkong manggu antara 75-100 ton/hektar.

Karena memiliki rasa yang enak dan juga manis, singkong ini dapat diolah menjadi aneka makanan seperti keripik singkong, getuk, brownis singkong, opak, kerupuk kulit singkong, singkong bakar/rebus, atau diolah menjadi tepung mocaf atau olahan lainnya.

Keunggulan dari singkong manggu ini selain bebas dari zat-zat berbahaya bagi tubuh, tetapi juga mudah untuk ditanam, kulit ubi mudah dikupas, serta tekstur daging empuk dan renyah. Masa panen dari jenis singkong ini yaitu sekitar 7 bulan. Dalam satu batang biasanya menghasilkan ubi sekitar 5-7 kg.

Singkong Mentega

Jenis Singkong Mentega
Sumber Gambar: cdn.idntimes.com

Singkong mentega atau beberapa orang menyebutnya singkong kuning adalah singkong yang memiliki tekstur daging lebih kenyal dan legit dan berwarna kuning.

Biasanya singkong mentega diolah menjadi makanan mewah seperti pizza singkong, cake singkong, atau kue roda. Selain diolah menjadi makanan tersebut, ubi kayu ini juga dapat diolah menjadi tape singkong. Namun masa panen singkong mentega ini terbilang cukup lama, yaitu sekitar usia 13 bulan sejak masa tanam.

Singkong Mukibat

Jenis singkong mukibat
Sumber Gambar: encrypted-tbn0.gstatic.com

Singkong mukibat adalah singkong yang berasal dari Jawa Timur. Singkong ini ditemukan oleh petani di desa Ngadiluwih kabupaten Kediri yang bernama Mukibat. Sesuai dengan nama penemunya, ketela pohon ini pun diberi nama singkong mukibat.

Singkong mukibat ditemukan dari hasil okulasi atau biasa disebut penyambungan antar batang. Namun, singkong ini umumnya hanya diambil pati nya untuk diolah menjadi bioetanol atau bahan bakar yang berasal dari tanaman. Masa panen jenis singkong ini pada usia sekitar 13 bulan sejak masa panen.

Singkong Putih

Singkong Putih
Sumber Gambar: encrypted-tbn0.gstatic.com

Jenis singkong yang terakhir adalah singkong putih. Singkong ini memiliki warna daging putih dan memiliki tekstur lebih keras dibandingkan jenis singkong lainnya. Namun jangan salah, singkong ini juga memiliki rasa yang nikmat.

Singkong ini dapat direbus dan dijadikan makanan seperti kolak singkong, sup daging singkong, singkong Thailand atau olahan lainnya. Masa panen singkong ini sekitar usia 9 bulan atau lebih dan dapat menghasilkan umbi sekitar 2-3 kg/batang.

Terdapat berbagai jenis singkong yang dapat diolah menjadi makanan yang enak.  Namun diantara singkong yang telah kita bahas, singkong mentega lah yang paling cocok untuk dijadikan keripik singkong karena memiliki tekstur lembut dan rasanya yang enak.

Seperti pembahasan mengenai manfaat singkong, beberapa singkong mengandung zat berbahaya yang dapat mengancam jiwa.

Pilihlah singkong yang dapat dikonsumsi dan olahlah singkong dengan cara baik dan benar supaya zat-zat berbahaya yang terkandung pada singkong tidak membahayakan tubuh kita.

Cukup sampai disini pembahasan mengenai jenis singkong. Semoga dapat menambah wawasan agar lebih teliti dalam memilih singkong untuk dikonsumsi.

Tinggalkan komentar