Jelaskan Pengertian Tata Hukum Indonesia

Apa sih jawaban yang tepat untuk pertanyaan jelaskan pengertian tata hukum Indonesia?

Berdasarkan sejarahnya, tata hukum yaitu merupakan susunan hukum yang berasal dari istilah “rechtorde” yang berasal dari bahasa Belanda. Rechtorde memiliki arti susunan hukum. Sedangkan yang dimaksud dengan tata hukum adalah memberikan tempat yang sebenarnya pada hukum.

Memberikan tempat yang sebenarnya yaitu menyusun dengan tertib dan juga baik mengenai aturan-aturan hukum di dalam pergaulan hidup supaya ketentuan yang berlaku dapat mudah diketahui dan mudah juga untuk digunakan dalam menyelesaikan masalah suatu peristiwa hukum yang terjadi.

Baca juga: Jelaskan pengertian hari kiamat.

Jelaskan Pengertian Tata Hukum Indonesia Menurut Para Ahli

Jelaskan Pengertian Tata Hukum Indonesia
Sumber Gambar: cdn.gresnews.com

Para ahli memberikan jawaban tentang kalimat jelaskan pengertian tata hukum Indonesia. Dimana jawaban dari satu ahli dengan ahli lainnya memiliki perbedaan namun pada intinya masih tetap sama.

Diantara para ahli yang dimaksud adalah:

Abdul Djamali

Menurut Abdul Djamali di dalam buku karangannya yaitu pengantar hukum Indonesia, kata tata hukum berasal dari bahasa Belanda “recht orde” yang artinya adalah susunan hukum yang dapat disimpulkan dengan memberikan tempat yang sebenarnya.

Makna dari kalimat tersebut adalah menyusun dengan baik dan juga tertib mengenai aturan-aturan hukum di dalam pergaulan hidup agar dapat dengan mudah diketahui dan digunakan untuk menyelesaikan suatu peristiwa hukum yang terjadi.

Achmad Sanusi

Sedangkan Achmad Sanusi menyatakan bahwa istilah pengantar tata hukum Indonesia adalah pengantar ilmu hukum sebagai sistem hukum yang positif di Indonesia.

J.H.P. Bellefroid

Berbeda dengan J.H.P. Bellefroid yang memberikan penjelasan hukum positif adalah suatu penyusun hukum yang melingkupi hidup kemasyarakatan yang ditetapkan oleh kuasa masyarakat tertentu. Hal tersebut berlaku untuk masyarakat tertentu yang terbatas tempat dan waktunya.

J.J.H. Bruggink

J.J.H. Bruggink mengemukakan di dalam salah satu bukunya “Rechtsreflecties, Grondbegrippen uit de Rechtstheorie” – refleksi hukum, pengertian dasar teori hukum, dimana isinya sudah di alih bahasakan oleh Bernard Arief Sidharta dengan judul buku “Refleksi Tentang Hukum”.

Didalam buku tersebut, yang dimaksud dengan positivitas kaidah hukum adalah hal yang ditetapkannya kaidah hukum di dalam sebuah aturan hukum oleh pengemban kekuasaan hukum yang memiliki wewenang.

Soediman Kartohadiprodjo

Terakhir adalah menurut Soedirman Kartohadiprodjo di dalam bukunya yang berjudul “Pengantar Tata Hukum Indonesia”.

Dalam buku tersebut, tata hukum Indonesia adalah suatu hukum yang sekarang berlaku di Indonesia. Maksud dari berlaku adalah memberi akibat hukum kepada pergaulan hidup.

Sejarah Tata Hukum Indonesia

Berdasarkan sejarahnya, tata hukum Indonesia dikelompokkan dalam dua masa periode, yaitu periode sebelum kemerdekaan dan periode setelah kemerdekaan.

Masa Periode Sebelum Kemerdekaan

Masa periode pertama tentang tata hukum Indonesia terjadi sebelum kemerdekaan, yaitu lebih tepatnya sebelum 17 Agusutus 1945.

  • Masa Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) : Terjadi di tahun 1602 – 1799
  • Masa Besluiten Regerings : Terjadi di tahun 1814 – 1855
  • Masa Regerings Reglement/RR : Terjadi di tahun 1855 – 1926
  • Terjadi di era indische straatsregeling : Terjadi di tahun 1926 – 1942
  • Masa Jepang (osamu seirei) : Terjadi di tahun 1942 – 1945

Masa Periode Setelah Kemerdekaan

Masa periode kedua terjadi setelah Indonesia merdeka yaitu setelah 17 Agustus 1945.

  • Pertama terjadi pada masa UUD 1945 : Yaitu tepatnya terjadi pada 17 Agustus 1945 – 26 Desember 1949
  • Selanjutnya terjadi di era Konstitusi RIS : Yaitu di tanggal 27 Desember 1949 – 16 Agustus 1950
  • Terjadi di masa UUD Sementara 1950 : Tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1950 – 13 Oktober 1999
  • Terakhir adalah terjadi di era Amandemen : Dimulai sejak tanggal 21 Oktober 1999 – sekarang

Contoh Tata Hukum Indonesia

Tata hukum Indonesia dapat dibedakan menjadi tiga contoh yaitu hukum perdata, hukum pidana dan yang terakhir adalah hukum administrasi negara.

Hukum Perdata

Hukum perdata merupakan hukum ketentuan yang mengatur hak dan juga kepentingan antar individu di dalam bermasyarakat. Contohnya adalah seorang panelis atau notaris.

Hukum Pidana

Hukum pidana merupakan keseluruhan dari peraturan-peraturan yang menentukan perbuatan apapun, dimana perbuatan yang dimaksud merupakan perbuatan yang dilarang dan termasuk ke dalam tindak pidana serta menentukan hukum apa yang dapat dijatuhkan terhadap yang melakukannya.

Contohnya yaitu pengacara, jaksa penuntut umum dan lainnya.

Hukum Administrasi Negara

Hukum administrasi negara adalah seperangkat peraturan hukum yang mengatur dan mengikat tentang mengenai bagaimana cara bekerjanya lembaga/alat-alat administrasi negara di dalam memenuhi tugas, wewenang dan fungsinya masing-masing.

Ruang Lingkup Tata Hukum Indonesia

Terdapat ruang lingkup di dalam tata hukum di Indonesia, seperti hukum alam dan hukum positif.

Hukum Alam

Hukum alam merupakan hukum yang berasal dari Tuhan, dimana sifatnya adalah kekal abadi dan berlaku untuk setiap masa dan juga setiap bangsa.

Hukum Positif

Hukum positif yaitu suatu hukum yang benar-benar dan secara khusus disahkan atau di adopsi oleh otoritas yang tepat dan ditunjukkan untuk pemerintah masyarakat yang terorganisir. Ini dirumuskan di dalam “black’s law dictionary”.

Maksud dan Tujuan Mempelajari Tata Hukum Indonesia

Ada beberapa maksud dan tujuan mempelajari tata hukum Indonesia, diantaranya adalah:

  • Mengetahui peraturan hukum yang berlaku di suatu wilayah
  • Ingin mengetahui kedudukan seseorang/masyarakat atau hak dan kewajibannya
  • Untuk mengetahui sanksi-sanksi apa saja yang diderita oleh seseorang pada saat orang tersebut menyalahi peraturan yang berlaku
  • Agar mengetahui perbuatan-perbuatan mana saja yang diperbolehkan oleh hukum dan perbuatan apa saja yang dilarang atau melanggar hukum

Demikianlah pembahasan tentang pertanyaan jelaskan pengertian tata hukum Indonesia menurut para ahli, sejarah, contoh, ruang lingkup dan tujuan mempelajari tata hukum Indonesia. Semoga dapat menambah wawasan kita akan hukum di Indonesia.