Jelaskan Pengertian Kebugaran Jasmani

Pada kesempatan kali ini, kami akan jelaskan pengertian kebugaran jasmani secara singkat dan tidak bertele-tele. Semoga mudah diingat dan yang paling penting adalah mudah dipahami.

Jadi, apa itu kebugaran jasmani?

Baca: Pengertian Seni Rupa

Jelaskan Pengertian Kebugaran Jasmani secara Umum

Jelaskan Pengertian Kebugaran Jasmani
Sumber Gambar: Canva

Secara umum, kebugaran jasmani (Physical Fitness) adalah suatu kemampuan badan atau tubuh dalam melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami cape dan lelah yang berarti sehingga masih kuat untuk melakukan aktivitas lainnya.

Dalam menjalani kehidupan, sangat penting untuk memperhatikan kebugaran jasmani. Tanpa kebugaran jasmani, otomatis aktivitas sehari-hari akan terganggu.

Jadi untuk menjawab soal tentang jelaskan pengertian kebugaran jasmani secara umum, bisa dengan jawaban seperti di atas.

Namun ada beberapa hal yang perlu kita ketahui terkait pembahasan kebugaran jasmani. Diantaranya ada unsur-unsur kebugaran jasmani.

Unsur Unsur Kebugaran Jasmani

Unsur Unsur Kebugaran Jasmani
Sumber Gambar: Canva

Supaya lebih lengkap dalam artikel tentang jelaskan pengertian kebugaran jasmani, kami bahas tentang unsur-unsur kebugaran jasmani. Untuk memiliki kebugaran jasmani, ada unsur-unsur yang mempengaruhi tingkat kebugaran tubuh.

1. Kecepatan

Kecepatan (speed) adalah kemampuan bergerak dalam waktu yang singkat.

Secara umum, kecepatan adalah suatu waktu yang diperlukan dalam melakukan aktivitas tubuh (gerakan) yang berbeda dan berkesinambungan.

Jadi, jika seseorang melakukan suatu gerakan yang berkesinambungan dengan rentan waktu yang sedikit, maka seseorang tersebut memiliki kecepatan yang baik.

Kecepatan sangat diperlukan dalam banyak aktivitas. Contoh saja aktivitas olahraga. Di dalam olahraga, kecepatan dibagi menjadi kecepatan reaksi, kecepatan gerak, dan kecepatan sprint.

Adapun faktor yang berpengaruh terhadap kecepatan seseorang adalah sebagai berikut.

  • Waktu reaksi.
  • Teknik.
  • Konsentrasi dari kemauan.
  • Elastisitas otot.
  • Keturunan.
  • Kemampuan menahan tahanan dari laur.

Jika ingin melatih kecepatan diri, bisa dengan menerapkan latihan-latihan sebagai berikut.

  • Lari multistage.
  • Lari naik turun bukit atau anak tangga.
  • Lari dengan cepat dalam jarak 40-60 m.

2. Daya Tahan

Daya tahan dapat diartikan sebagai suatu kemampuan dari seseorang dalam menggerakan seluruh tubuhnya dengan waktu yang cukup lama dan tempo antara cepat dan sedang (tempo berbeda) secara efisien dan efektif tanpa merasakan lelah maupun sakit yang berarti.

Faktor-faktor yang mempengaruhi daya tahan diantaranya adalah pola hidup sehat dan pola makan yang sehat pula.

Adapun untuk melatih daya tahan, bisa dengan olahraga yang tidak berat namun konsisten. Contohnya seperti lari jarak pendek dan jogging. Minimal 30 menit per hari.

3. Kekuatan

Kekuatan adalah suatu kondisi tubuh dalam memanfaatkan otot dengan tujuan memaksimalkan tenaga saat melakukan kegiatan atau aktivitas fisik.

Kekuatan sangat berperan penting dalam aktivitas sehari-hari maupun aktivitas olahraga. Karena kekuatan adalah salah satu sumber daya penggerak tubuh.

Dengan kekuatan, seseorang akan lebih aman dari terkena cedera fisik karena aktivitas sehari-hari ataupun olahraga.

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kekuatan diantaranya adalah asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Adapun untuk melatih kekuatan, bisa dengan latihan-latihan yang konsisten. Latihan boleh apa saja yang penting berkaitan dengan melatih otot. Contohnya sebagai berikut.

  • Pus Up.
  • Squat Jump.
  • Back Up.
  • Sit Up.
  • Dll.

4. Kelenturan

Kelenturan (Flexibility) adalah suatu pergerakan dengan keleluasan otot-otot tubuh terutama otot sendi.

Dalam aktivitas olahraga, kelenturan sangat dibutuhkan sekali. Salah satu tujuan atau fungsi dari kelenturan bagi tubuh adalah mengurangi resiko cedera.

Beberapa faktor yang berpengaruh pada kelenturan adalah sebagai berikut.

  • Jenis kelamin.
  • Umur.
  • Jenis sendi.
  • Latihan fisik.
  • Jumlah lemak di dalam tubuh.
  • Kehamilan.

Adapun latihan yang dibutuhkan untuk melatih kelenturan yaitu olahraga senam, yoga, dan sejenisnya.

5. Kelincahan

Kelincahan (Agility) adalah suatu kemampuan gerak tubuh di dalam menyesuaikan dengan gerakan yang berpindah dari posisi satu ke posisi lainnya seperti kanan ke kiri dan depan ke belakang.

Di dalam aktivitas olahraga, ada beberapa cabang olahraga yang sangat membutuhkan kelincahan. Contohnya olahraga sepak bola, bulu tangkis, voli, dan masih banyak lagi.

Cara melatih kelincahan bisa dilakukan dengan rutin dan konsisten melakukan latihan fisik seperti lari zig-zag, lari naik turun anak tangga, dan sejenisnya.

6. Keseimbangan

Keseimbangan (Balance) adalah suatu kemampuan tubuh menguasai dan mengendalikan syaraf otot dan organ tubuh supaya gerakan tubuh bisa terkendali secara baik.

Ini adalah salah satu unsur kebugaran jasmani yang sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas olahraga, khususnya olahraga yang membutuhkan kesimbangan tinggi seperti loncat indah dan senam.

Supaya balance atau keseimbangan tubuh kita bisa maksimal, maka harus sering-sering melatih keseimbangan tubuh. Caranya bisa dengan rutin melakukan gerakan sikap lilin, berjalan di atas balok kayu, dan sejenisnya.

7. Ketepatan

Ketepatan (Accuracy) adalah suatu kemampuan tubuh atas pengendalian gerakan yang memiliki sasaran yang dituju.

Ketepatan sangat berkaitan erat dengan konsentrasi. Tanpa konsentrasi yang baik, tubuh sulit untuk memiliki ketepatan yang bagus.

Di dalam olahraga, ada banyak cabang yang membutuhkan ketepatan yang bagus. Seperti menembak, memanah, billiard, bowling, dan cabang olahraga lainnya yang membutuhkan ketepatan.

Adapun untuk melatih ketepatan, kita bisa melakukan latihan sederhana seperti memasukan bola ke keranjang, melempar batu ke botol-botol yang di jajarkan, dan sejenisnya.

8. Daya Otot / Daya Ledak

Daya otot (Muscular Power) atau daya ledak (Explosive Power) adalah suatu kemampuan tubuh memaksimalkan kekuatan dengan waktu sesingkat mungkin.

Unsur kebugaran jasmani ini bisa dilatih dengan melakukan gerakan-gerakan seperti side jump untuk melatih daya ledak otot pada bagian paha dan tungkai.

Terus front jump, untuk melatih daya ledak otot pada bagian tungkai dan betis. Dan bisa juga dengan vertical jump untuk melatih daya ledak bagian otot tungkai.

9. Reaksi

Reaksi (Reaction) adalah suatu kemampuan tubuh yang berkaitan dengan menanggapi rangsangan, gerakan, ataupun stimulus yang datang dari luar atau orang lain.

Unsur kebugaran jasmani yang tidak kalah pentingnya adalah reaksi tubuh. Unsur ini sangat dibutuhkan dalam olahraga, khususnya sepak bola, kasti, dan olahraga sejenisnya.

Untuk melatihnya, bisa dengan melakukan gerakan lempar tangkap bola, mengumpan bola, dan sejenisnya.

10. Koordinasi

Koordinasi (Coordination) adalah suatu kemampuan tubuh menyatukan beberapa gerakan yang berbeda menjadi satu gerakan yang efektif.

Unsur yang satu ini sangat penting dimiliki oleh seseorang. Namun unsur yang satu ini membutuhkan konsentrasi tinggi. Ketenangan sangat berpengaruh dalam hal ini.

Adapun latihan yang bisa dilakukan untuk melatih koordinasi bisa dengan melakukan aktivitas seperti memantul-mantulkan bola ke dinding lalu menangkapnya.

Dalam aktivitas ini ada beberapa gerakan yang dijadikan satu. Pertama gerakan melempar, kemudian menangkap. Tentu ini membutuhkan konsentrasi tinggi.

Faktor yang Berpengaruh pada Kebugaran Jasmani

Faktor Kebugaran Jasmani
Sumber Gambar: Canva

Perlu kita ketahui bahwa kebugaran jasmani antara seseorang dengan orang lainnya berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Menurut seorang ahli dalam bidang kebugaran jasmani, beliau bernama Suharjana, mengungkapkan pendapat bahwa kebugaran jasmani dipengaruhi oleh 4 jenis faktor.

Ke-4 faktor tersebut adalah sebagai berikut.

1.  Umur

Semakin banyaknya usia seseorang, maka tingkat kebugaran jasmaninya menurun. Umumnya, kebugaran jasmani seseorang mencapai titik maksimalnya pada usia 25-30 tahun.

Melebihi usia tersebut, otomatis kebugarannya akan menurun. Hal ini disebabkan karena kapasitas fungsional organ tubuhnya. Jika dipresentasikan yaitu mengalami penurunan sebesar 0,8 – 1 %.

2. Jenis Kelamin

Faktor berikutnya adalah jenis kelamin. Kita semua pasti sudah tahu, bahwa sudah menjadi hukum alam kalau laki-laki memiliki kebugaran jasmani lebih baik dari perempuan.

Terutama pada unsur kekuatan, kecepatan, dan daya tahan. Maka jenis kelamin masuk akal jika dijadikan salah satu faktor penentu kebugaran jasmani.

3. Makanan

Makanan termasuk dalam salah satu faktor penentu kebugaran jasmani. Kenapa? Kita harus tahu, di dunia ini ada banyak sekali jenis makanan. Masing-masing memiliki kandungan dan tingkat kebaikan yang berbeda-beda.

Antara makanan alami dengan makanan yang sudah melalui proses produksi memiliki tingkatan yang berbeda-beda.

Untuk menentukan baik atau tidaknya makanan yang kita konsumsi, bisa dilihat dari beberapa patokan atau unsur berikut ini.

  1. Kandungan gizi.
  2. Kualitas bahan makanan.
  3. Cara mengolah makanan.

4.  Keturunan

Selain ke-3 faktor di atas, faktor keturunan (gen) juga menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada kebugaran jasmani.

Merujuk pada kapasitas organ tubuh yang tidak bisa jauh dari orang tua. Organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, sel darah, postur tubuh, dan lainnya menjadi penentu tingkat kebugaran seseorang.

Contoh kecilnya saja, orang yang memiliki postur tubuh besar dengan orang yang memiliki postur tubuh kecil akan berbeda tingkat kebugaran jasmaninya.

Biasanya yang paling terlihat adalah dari segi unsur kekuatan, daya tahan, dan kecepatan.

Secara ilmiah juga bisa dibuktikan dengan adanya hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang ahli yang bernama Fox dan Browers yang dimuat di buku panduan tentang kesehatan karya Sukadiyanto dan kawan-kawan.

Yang pada intinya, ada 3 unsur yang berpengaruh pada tingkat kebugaran jasmani dilihat dari faktor keturunan. Ke-3 unsur tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Sistem asam laktat sebesar 81%.
  2. Kemampuan aerobic sebesar 93%.
  3. Denyut jantung maksimal 86%.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Secara umum, manfaat kebugaran jasmani adalah sebagai faktor penting untuk bisa melakukan aktivitas sehari-hari.

Adapun manfaat yang lebih spesifikasi jika kita mau melakukan rutinitas latihan kebugaran jasmani, maka manfaat yang bisa di dapat diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Mmepertahankan kondisi tubuh.
  • Meningkatkan sistem sirkulasi (darah, syaraf, dan fungsi jantung).
  • Meningkatkan kecepatan.
  • Meningkatkan kekuatan otot.
  • Meningkatkan kelenturan sendi.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Menjaga kesehatan tulang.
  • Meningkatkan energi.
  • Meminimalisir penyakit jantung.
  • Mencegah obesitas.
  • Meningkatkan ketepatan.
  • Meningkatkan stamina.

Nah, jika anda mendapat perintah supaya jelaskan pengertian kebugaran jasmani, maka bisa jawab dengan seperti artikel pembahasan kebugaran jasmani ini.