Jelaskan Hubungan antara Takdir Ikhtiar Doa dan Tawakal

Jelaskan Hubungan antara Takdir Ikhtiar Doa dan Tawakal – Apakah semua itu saling berkaitan? Mari kita bahas di sini.

Di dalam kehidupan manusia di dunia ini, pada hakekatnya sudah diatur oleh Allah SWT. Karena mati dan hidupnya manusia sudah ditentukan oleh takdirnya Allah SWT.

Meski demikian, manusia dibekali akal yang sempurna. Di dalam dunia manusia diberi banyak pilihan hidup. Di sinilah peran akal manusia sangat penting untuk digunakan.

Karena selain dibekali akal, manusia juga dibekali nafsu yang sangat berbahaya jika tidak bisa dikontrol oleh akal.

Jelaskan Hubungan antara Takdir Ikhtiar Doa dan Tawakal

Jelaskan Hubungan antara Takdir Ikhtiar Doa dan Tawakal
Canva.com

1. Takdir

Pertama adalah takdir, apa itu takdir? Singkatnya takdir adalah ketetapan Allah SWT yang sudah tertulis di Lauh Mahfuz yang berlaku untuk semua makhluk ciptaanNya.

Takdir terbagi menjadi dua. Pertama adalah takdir mu’allaq, dan yang kedua adalah takdir mubram. Apa bedanya antara kedua takdir tersebut?

  • Takdir mu’allaq, ketentuan Allah SWT yang melibatkan ikhtiar dan potensi diri manusia. Contohnya adalah sukses dalam berusaha, sembuh dari sakit, dll.
  • Takdir mubram, takdir yang sepenuhnya ketentuan Allah SWT. Contohnya adalah kelahiran, jenis kelamin, kematian, dll.

2. Ikhtiar

Ikhtiar adalah upaya lahiriah yang dilakukan manusia secara aktif dan nyata. Di dalam dunia manusia diberi banyak pilihan hidup. Di sinilah peran takdir dan ikhtiar saling berkaitan.

Misalkan begini, saya ingin memilih hidup kaya raya. Ini adalah pilihan. Lalu untuk menjadikan hidup kaya raya ini manusia butuh ikhtiar. Tanpa ikhtiar, manusia bisa kaya dari mana? Ibaratnya diem aja mana mungkin jadi kaya.

Nah, maka saya berusaha berdagang supaya untuk jadi kaya raya. Karena saya benar-benar serius dan bersungguh-sungguh, akhirnya saya benar-benar jadi kaya raya.

Nah, karena saya mau berikhtiar, akhirnya saya bisa merubah takdir (takdir mu’allaq) menjadi orang kaya.

Nah, dari sini sudah jelas bukan hubungan antara takdir dan ikthtiar. Lalu dimana hubungannya dengan doa dan tawakal?

3. Doa

Doa adalah ibadah. Doa adalah senjatanya orang muslim. Secara bahasa, doa maknanya adalah seruan. Sedangkan secara istilah, doa adalah sebuah permintaan atau permohonan kepada Allah SWT.

Lalu apa kaitannya dengan takdir dan ikhtiar? Peran doa dalam takdir dan ikhtiar sangat diperlukan dan sangat penting kedudukannya.

Penjelasan mudahnya seperti ini, ikhtiar adalah upaya lahiriah. Sedangkan doa adalah upaya batiniah.

Ketika seseorang sedang berikhtiar untuk kaya, pasti di dalam proses ikhtiar tersebut ada yang namanya masalah. Ketika seseorang dihadapi dengan masalah, pasti seseorang tersebut akan membutuhkan sandaran hati.

Pernahkan menghadapi masalah? Entah itu cobaan, kegagalan, dan lainnya. Misal begini, untuk mencapai pilihan hidup menjadi kaya raya, saya berikhtiar dengan berdagang.

Yang namanya berdagang, di dalamnya ada istilah untung rugi, laku tidak laku, laris tidak laris, dan sebagainya. Dan itu pasti ada. Tidak mungkin tidak ada. Ini fitrah.

Ketika sedang dihadapkan dengan masalah tidak laku, pasti akan muncul perasaan tidak nyaman di dalam hati. Secara otomatis biasanya akan muncul harapan barangnya laku. Dan secara spontan mengucapkan semoga laku, ayo datanglah pembeli dan belilah.

Nah ini sudah termasuk sebuah doa. Jadi, apa hubungannya doa dengan ikhtiar? Paham ya.

Jadi singkatnya ikhtiar adalah upaya lahiriah dan doa adalah upaya batiniah. Keduanya sudah menjadi satu paket.

4.  Tawakal

Singkatnya, tawakal adalah berserah diri kepada takdir Allah setelah melakukan ikhtiar dan doa. Contohnya begini, pada saat membuka toko saya berdoa, semoga hari ini laris. Lalu berikhtiar, saat ada yang lewat depan toko, langsung saya tawarin.

Nah, ketika saya sudah berdoa dan berikhtiar, saya berserah diri kepada Allah SWT. Apakah orang tersebut akan beli atau tidak adalah ketetapan Allah SWT.

Sekarang jika dibandingkan dengan tidak berikhtiar menawarkan barang pada orang yang lewat depan toko, mana yang lebih potensial orang akan membeli? Di sini peran akal sangat penting.

Jadi, tawakal sangat berhubungan dengan ikhtiar dan doa. Dan posisinya berada setelah ikhtiar dan doa.

Jika langsung tawakal atau berserah diri tanpa doa dan upaya terlebih dahulu, maka sama saja anda diam saja tetapi berharap jadi kaya.

Nah, kurang lebihnya seperti itu jawaban secara logika untuk soal jelaskan hubungan antara takdir ikhtiar doa dan tawakal.