Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Contoh teks laporan hasil observasi merupakan sebuah penelitian dimana dalam teknik pengumpulan datanya digunakan untuk suatu penelitian tertentu.

Secara umum, teks hasil observasi mempunyai pengertian dimana isi teksnya menjelaskan tentang suatu informasi baik itu berupa fenomena alam, binatang, tanaman, hasil karya manusia atau suatu fenomena sosial yang didasarkan dengan fakta.

Singkatnya, hasil observasi adalah sebuah teks yang memaparkan suatu hasil observasi baik itu secara sistematik dan juga secara objektif yang sesuai dengan fakta atau kenyataan yang ada.

Baca Juga : Contoh Puisi Pendek

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
Sumber Gambar: getaeros.com

Agar kita lebih mengetahui mengenai laporan hasil observasi, maka pada pembahasan paling utama adalah membahas tentang contoh teks laporan hasil observasi. Hal ini sangat diperlukan agar nantinya kita tidak keliru dalam membuat laporan hasil observasi.

Berikut ini adalah tiga contoh teks laporan hasil observasi yang dapat dijadikan sebagai referensi.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Alam

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
Sumber Gambar: cdn.pixabay.com

Bulan

Bulan merupakan salah satu benda angkasa yang berstatus sebagai satelit alami planet Bumi. Satelit Bumi ini selalu berputar pada porosnya, Bumi, yaitu setiap 27,3 hari.

Oleh sebab itu, bulan tidak akan terlihat pada belahan Bumi yang sama sepanjang waktu. Perputaran bulan dalam mengelilingi Bumi juga menjadikannya hanya terlihat pada malam hari saja.

Pada waktu malam, bulan terlihat memiliki cahaya sendiri. Padahal faktanya bulan tidak dapat bercahaya melainkan cahayanya tersebut merupakan pantulan dari cahaya matahari.

Di bulan pun kita tidak dapat menemukan sumber mata air, udara dan juga sistem pelindung seperti atmosfer yang melindungi Bumi dari hantaman benda langit lainnya. Maka dari itu, di bulan tidak ada kehidupan serta tidak dapat menunjang kehidupan.

Hantaman benda-benda langit ini nantinya akan menyebabkan kawah-kawah di permukaan bulan dimana salah satu kawah yang paling besar yang terdapat di bulan adalah kawah Clavius. Kawah Clavius ini memiliki diameter seluas 230 km dengan kedalaman sekitar 3,6 km.

Seperti halnya Bumi, bulan juga memiliki struktur. Dimana strukturnya adalah inti, mantel dan juga kerak.

Inti bulan ini memiliki bagian dalam yang keras dengan tebal mencapai 240 km dimana pada bagian luarnya yaitu berupa cairan setebal 300 km. Didalam inti bulan juga terdapat kandungan  besi yang sangat banyak.

Setelah bagian inti, terdapat juga mantel yang sangat tebal. Mantel ini tersusun oleh sedikit logam besi dan juga banyak mengandung mineral silikat.

Bagian terluarnya adalah kerak. Kerak bulan ini tersusun atas batuan granit dan mineral kalsium dimana ketebalannya berkisar antara 48-74 km.

Bulan memiliki jarak yang sangat jauh dengan Bumi. Jika kita hitung dari pusat bulan ke pusat Bumi, maka jarak rata-ratanya adalah sekitar 384.405 km atau sejauh 30 kali diameter Bumi.

Meskipun jaraknya sangat jauh, bulan masih dalam jangkauan gaya gravitasi Bumi tetapi bulan tidak jatuh menimpa porosnya.

Ini terjadi karena gaya sentrifugal yang ditimbulkan oleh pergerakan bulan yang mengorbit ke Bumi. Gaya sentrifugal ini sedikit lebih besar jika dibandingkan dengan gravitasi Bumi yang menjadikannya tetap berada pada tempatnya.

Gaya sentrifugal ini yang menyebabkan bulan bergerak untuk semakin menjauhi Bumi dimana perkiraan kecepatannya dalam setahun adalah sekitar 38 cm.

Baca Juga : Contoh Pidato Singkat Tentang Pendidikan

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Tumbuhan

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
Sumber Gambar: cdn-u1-gnfi.imgix.net

Bunga Bangkai

Bunga bangkai raksasa adalah salah satu tanaman langka yang terdapat di negara kita tercinta ini. Kebanyakan orang mengenalnya dengan nama Raflesia Arnoldii. Seperti namanya, bunga ini memiliki ukuran yang sangat besar dan tingginya bisa mencapai empat meter.

Selain itu ia diberi nama bunga bangkai karena dapat mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat. Meskipun demikian, bau busuk pada bunga ini memiliki dua peran penting, yaitu dapat dijadikan sebagai perlindungan dan juga dijadikan sebagai penarik serangga agar dapat membantu proses penyerbukan.

Pada saat mekar, kelopak luar bunga bangkai ini nampak berwarna putih, sedangkan di bagian mahkota berwarna merah keunguan seperti magenta. Meskipun fisiknya terlihat besar dan juga kokoh, namun usianya hanya sekitar 7 hari saja.

Habitat asli bunga bangkai ini yaitu terdapat di belantara hutan Sumatra. Saat ini statusnya terancam punah sehingga mulai dikoservasi di berbagai tempat. Salah satunya yaitu di Taman Hutan Raya Ir. Djuanda yang berada di Bandung, Jawa Barat.

Beberapa faktor yang menjadikannya terancam punah adalah akibat dari penebangan liar dan perubahan iklim.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi  Tentang Binatang

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
Sumber Gambar: static.toiimg.com

Komodo

Komodo merupakan salah satu binatang melata terbesar yang terdapat di Indonesia.  Binatang ini hidup liar di beberapa pulau di Indonesia, salah satunya di Pulau Komodo. Ia merupakan salah satu binatang purba yang masih bertahan hidup hingga sekarang yang menjadikannya berstatus sebagai binatang yang dilindungi.

Salah satu Komodo terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia adalah memiliki panjang sekitar 3 meter dan berat mencapai 166 kg. Namun pada umumnya Komodo memiliki berat sekitar 91 kg dan panjang sekitar 2,5 meter.

Binatang Komodo sendiri memiliki ciri fisik yaitu mempunyai kulit yang bersisik, berwarna abu-abu, moncong lancip, bagian tungkai leher kuat dan memiliki ekor yang berotot.

Untuk mendeteksi keberadaan mangsanya, binatang ini menggunakan indra penciumannya yang sangat tajam untuk mencium bau bangkai. Komodo juga mampu memangsa jenis binatang mamalia yang berukuran besar.

Ini dikarenakan semua bagian gigi komodo tertutup oleh gusi yang menjadikan bagian giginya tidak terlihat. Uniknya, pada saat binatang ini sedang mengunyah makanan, maka gusinya akan berdarah.

Hal ini terjadi karena untuk dijadikan media untuk berkembangbiaknya bakteri mematikan yang terdapat di mulutnya.

Bakteri yang terdapat di dalam mulut Komodo ini sangat berbahaya bagi mangsanya. Komodo akan menggigit mangsanya kemudian membuntutinya lalu menunggu mangsanya lemas dan tidak bisa bergerak/pergi.

Baca Juga : Contoh Kalimat Definisi

Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Setelah membahas mengenai contoh teks laporan hasil observasi, maka selanjutnya adalah mengetahui ciri-ciri teks laporan hasil observasi. Beberapa ciri-cirinya adalah:

  • Objektif

Maksudnya adalah laporan disusun berdasarkan keadaan objek pengamatan tanpa adanya pengaruh dari pribadi si penyusun.

  • Faktual

Laporan nantinya disusun berdasarkan kenyataan di lapangan. Hal ini agar lebih mudah untuk diuji kebenarannya serta dapat dipertanggungjawabkan.

  • Sistematis

Laporan disusun secara teratur serta berurutan. Selain itu, laporannya juga harus sesuai dengan standar penulisan teks laporan hasil observasi.

  • Terdapat Objek

Objek disini dapat meliputi binatang, tumbuhan atau objek-objek lainnya yang terdapat di lingkungan alam semesta.

Kaidah Teks Laporan Hasil Observasi

Kaidah atau unsur-unsur yang terkandung di dalam teks laporan hasil observasi adalah:

  • Bersifat global atau menyeluruh dan tidak condong ke golongan atau pihak manapun.
  • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  • Hasil pengamatannya terbaru.
  • Objek yang dijadikan sebagai pengamatan merupakan objek tunggal.
  • Serta tidak terdapat bagian penutup dan pengarang teks.

Tujuan Teks Laporoan Hasil Observasi

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
Sumber Gambar: pinterkelas.com

Dalam setiap pengamatan pasti mempunyai tujuan. Tujuan ini dituangkan ke dalam laporan hasil pengamatan yaitu berupa teks. Secara umum, tujuan observasi adalah untuk memberikan informasi mengenai suatu objek tertentu dengan berdasarkan fakta yang ada serta untuk mencari pemecahan masalah yaitu berupa hipotesis.

Tujuan lainnya dari observasi adalah untuk:

  • Untuk menemukan cara atau teknik baru yang sebelumnya belum pernah digunakan.
  • Untuk mencari tahu tentang perkembangan masalah tertentu.
  • Agar dapat mengambil keputusan yang jauh lebih efektif karena hasilnya berdasarkan observasi.
  • Terakhir adalah untuk mengawasi dan memperbaiki.

Setelah kita membahas mengenai contoh teks laporan hasil observasi, maka kini kita sudah mengetahui serta dapat menulis sendiri mengenai hasil pengamatan yang akan kita lakukan. Tetapi perlu diingat, laporan yang kita buat harus objektif dan terstruktur.