Contoh Kalimat Pasif

Terdapat banyak bentuk atau jenis kalimat, seperti contoh kalimat aktif dan contoh kalimat pasif. Di pembahasan sebelumnya kita telah mengetahui kalimat aktif dengan lengkap.

Namun pada pembahasan sebelumnya, kita belum mengetahui contoh kalimat pasif beserta pengertian ciri dan jenis-jenis kalimat pasif.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kita akan mengupas dengan tuntas mengenai contoh kalimat pasif lengkap dengan pengertian, ciri dan jenisnya.

Contoh Kalimat Pasif

Contoh Kalimat Pasif
Sumber Gambar: syahrulanam.com

Kalimat pasif tindakan merupakan kalimat yang subyeknya dikenai oleh suatu tindakan atau bisa juga subjeknya menjadi korban dari suatu tindakan. Ciri utama kalimat pasif tindakan yaitu predikatnya menggunakan imbuhan di, ter, ke, dan imbuhan kata ganti.

Dibawah ini adalah contoh kalimat pasif yang berupa tindakan.

  • Ikan lele dimakan oleh kucing.
  • Dalam kegiatan tersebut, Arman ditunjuk sebagai Ketua Penyelenggara.
  • Konser Iwan Fals ditonton oleh ratusan ribu orang.
  • Pencuri motor dipukuli oleh warga yang naik pitam.
  • Artikelnya ditulis Ahmad secara rinci.
  • Kota tersebut dihuni oleh 10 juta orang.
  • Sejak kemarin, Dandy dicari oleh teman-temannya.
  • Sebagai pimpinan, Samudera dituntut lebih tegas dalam mengambil keputusan.
  • Kopi telah diminum oleh Ayah.
  • Gelas terisi penuh oleh es teh.

Pengertian Kalimat Pasif

Setelah mengetahui mengenai contoh kalimat pasif seperti diatas, selanjutnya adalah mengetahui pengertian dari kalimat pasif.

Kalimat pasif adalah sebuah kalimat yang subjeknya (S) mengenai suatu tindakan/aktivitas, perbuatan atau juga dapat berupa pekerjaan yang diungkapkan dengan predikat (P) terhadap objeknya (O).

Ciri-Ciri Kalimat Pasif

Terdapat beberapa ciri-ciri dari kalimat pasif, seperti pada penjelasan dibawah ini.

  • Subyeknya adalah penderita.
  • Predikatnya adalah berupa predikat persona (kata ganti orang)
  • Setelah predikat persona (kata ganti orang) biasanya akan diikuti oleh kata kerja yang kehilangan awalan.
  • Memiliki predikat yang berimbuhan di-, ter-, ke-an, ter-kan.
  • Penggunaan kata kerja awalan biasanya diawali dengan kata ter- yang menyatakan unsur ketidaksengajaan.
  • Penggunaan kata “oleh” di dalam kalimat pasif bisa dihilangkan serta tidak merubah makna pada kalimatnya.
  • Objek dalam kalimat pasif merupakan subjek di dalam kalimat aktif.
  • Biasanya ditandai dengan kata “dengan” dan “oleh”.

Baca Juga : Contoh Kalimat Majemuk Setara

Jenis-Jenis

Adapun beberapa jenis pada kalimat pasif yang menggunakan verba turunan. Verba turunan adalah suatu bentuk kata kerja yang telah mengalami afiksasi, gabungan proses, reduplikasi dan juga berbentuk majemuk.

Perhatikan penjelasan dibawah ini!

Verba Berafiks-Prefiks

Verba Berafiks-Perfiks merupakan kata kerja yang nantinya akan mendapatkan imbuhan di bagian awal kata dasar, misalnya di, ter.

Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat pasif yang menggunakan Verba Berafiks-Perfiks.

  • Bulan Januari ini benih padi akan ditabur oleh para petani. (kata dasar verbanya adalah “tabur”)
  • Karikatur foto adik digambar oleh Pandu. (kata dasar verbanya adalah “gambar”)
  • Roti brownis itu termakan oleh Widi. (kata dasar verbanya adalah “makan”)
  • Banyak tanah berserakan dijalanan dekat proliman Purwokerto. (kata dasar verbanya adalah “jalan”)
  • Tubuhnya tertahan oleh pepohonan (kata dasar verbanya adalah “tahan”)

Verba Berafiks-Infiks

Verba Berafiks-Infiks adalah kata kerja yang mendapat imbuhan dimana imbuhannya akan disispkan di tengah-tengah kata dasar. Seperti misalnya em, in, el, er, ah.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh dibawah ini.

  • Balita itu ditelungkupkan oleh ibunya agar berlatih tengkurap. (kata dasar verbanya adalah “tungkup”)
  • Tina terperanjat oleh Dian yang datang dengan tiba-tiba. (kata dasar verbanya adalah “panjat”)
  • Balon itu digelembungkan oleh ayah hingga meletus. (kata dasar verbanya adalah “gembung”)
  • Korban gempa di Yogyakarta masih direruntuhi puing-puing bangunan. (kata verbanya adalah “runtuh”)
  • Rambut adik dikerudungi oleh kakak menggunakan topi. (kata dasar verbanya adalah “kudung”)

Verba Berafiks-Konfiks

Sedangkan Verba berafiks-konfiks merupakan kata kerja yang nantinya akan mendapatkan imbuhan pada awal dan akhiran kata dasar seperti per-an, ter-i, di-kan, di-i.

Contoh kalimatnya adalah:

  • Jika berjodoh, maka kita akan dipertemukan kembali. (kata dasar verbanya adalah “temu”)
  • Kementrian Pertahanan Republik Indonesia diketuai oleh Menteri Prabowo Subianto. (kata dasar verbanya adalah “ketua”)
  • Aplikasi IOS perlu diperbarui oleh penggunanya. (kada dasar verbanya adalah “baru”)
  • Gunung Slamet telah dijelajahi oleh para pendaki. (kata dasar verbanya adalah “jelajah”)
  • Baju Dela ternodai oleh kotoran ayam. (kata dasar verbanya adalah “noda’)

Verba Berafiks-Sufiks

Verba berafiks-sufiks merupakan suatu kata kerja yang nantinya akan mendapatkan imbuhan di akhir kata dasar seperti -i.

Untuk lebih memahaminya, silahkan perhatikan contoh dibawah ini.

  • Bunga itu disirami oleh ibu setiap hari. (kata dasar verbanya adalah “siram”)
  • Terduga pembegalan motor didatangi oleh Polisi. (kata dasar verbanya adalah “datang”)
  • Kesalahan pencuri itu terampuni oleh korbannya. (kata dasar verbanya adalah “ampun”)

Verba Berduplikasi

Seperti nama kata dasarnya “duplikat” yang berarti cadangan. Verba berduplikasi yaitu suatu bentuk kata kerja yang telah mengalami beberapa pengulangan kata dasar.

Contohnya adalah seperti dibawah ini.

  • Remote TV dipukul-pukul oleh anak kecil hingga rusak. (kata dasar verbanya adalah “pukul”)
  • Pikiranku selalu dibayang-bayangi kenangan bersama kamu. (kata dasar verbanya adalah “bayang”)
  • Uang itu dirobek-robek oleh adik hingga hancur. (kata dasar verbanya adalah “robek”)

Verba Majemuk

Terakhir adalah verba majemuk. Verba majemuk merupakan suatu bentuk kata kerja yang terdiri dari dua kata dasar yang berbeda.

Contoh kalimat pasif verba majemuk adalah:

  • I Phone 11 Pro mulai diperjualbelikan di Indonesia mulai tahun 2019. (kata dasar verbanya adalah “jual” dan “beli”)
  • Bunga mawar dibudidayakan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan. (kata dasar verbanya adalah “budi” dan “daya”)
  • Lebah madu berhasil dikembangbiakan oleh peternak yang profesional untuk dijadikan sebagai penghasilan. (kata dasar verbanya adalah “kembang” dan “biak”)

Itulah pembahasan mengenai contoh kalimat pasif berikut dengan pengertian, ciri-ciri dan juga jenis-jenis kalimat pasif. Semoga dapat menambah pengetahuan kita mengenai kalimat pasif.