Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja Kopling Manual

Halo sahabat otomotif Indonesia, pada kesempatan kali ini otomodiv akan membahas mengenai cara kerja kopling manual secara lengkap.

 Kenapa membahas ini? Karena saya rasa masih banyak diantara kita semua yang belum paham betul bagaimana cara kerja kopling manual pada setiap kendaraan.

Maka dari itu saya inisiatif untuk memberikan informasi yang saya tau mengenai sistem dari kerja kopling manual terhadap kendaraan motor atau pun mobil.

Sedikit penjelasan mengenai kerja kopling pada kendaraan mobil dan motor. Sebenarnya cara kerja kopling terhadap kedua jenis kendaraan tersebut hampir sama, cuman yang membedakan hanyalah penempatan nya saja. 

Misal motor, kopling motor terdapat pada bagian setang yang letaknya di sebelah kiri.

Sedangkan kopling untuk mobil letaknya berada di sebelah kiri diantara komponen pedal gas dan rem, yaitu cara mengerjakannya menggunakan kaki.

Untuk penjelasan lengkapnya kamu bisa langsung menyimak artikel di bawah ini.

Pertama-tama saya akan mengulas tentang.

Artikel yang berkaitan, perbedaan NMX ABS dan Non ABS

Pengertian Komponen Kopling Manual

Cara kerja kopling manual
Sumber: fastnlow.net

Kopling manual adalah sistem yang mempunyai fungsi untuk memutuskan alur tenaga mesin ke bagian transmisi secara manual (pengendara yang mengontrol dalam pemotongan aliran tersebut). Ketika kamu menekan pedal kopling, secara otomatis kamu telah berhasil mengaktifkan fungsi dari kopling manual.

Ketika fungsi kopling manual sudah aktif, maka dari itu tenaga dari putaran mesin akan terputus, sehingga ketika kamu menancap gas dengan rpm tinggi, walaupun keadaan dari gigi tersebut berada di titik on akan tetapi mobil tidak akan bergerak sama sekali.

Lantas, bagaimana pengoperasian dari cara kerja sistem kopling manual pada kendaraan? Kemudian, kenapa tenaga yang dialirkan dari mesin bisa tiba-tiba terhenti ketika pedal kopling di injak. Untuk jawabannya, kamu bisa menyimak artikel berikut ini.

Fungsi Kopling Manual

Fungsi Kerja Kopling Manual
Sumber: motorisblog.com

Sebenarnya fungsi dari kopling manual itu bukan hanya untuk memutuskan dan menyambungkan kembali power mesin, namun fungsi dari kopling manual ini harus bisa bekerja secara halus, efesien dan juga cepat.

Maka dari itu, rangkaian dari pemutus power mesin dibuat sebaik mungkin sehingga komponennya nampak terlihat sangat kompleks.

Jadi, fungsi dari kerja kopling manual itu adalah memanfaatkan dari gesekan-gesekan yang terjadi antara dua jenis plat. Tapi perlu kamu ketahui, kedua jenis plat ini mempunyai permukaan yang tidak licin. Jadik ketika dua plat tersebut di tempelkan tidak akan terjadi gesekan yang berdampak kerusakan pada plat.

Justru dengan penempelan antar kedua plat ini bisa merubah putaran dari plat A berpindah ke plat B.

Cara Kerja Kopling Manual

Pengertian Kopling Manual
Sumber: blog-media.lifepal.co.id

Sebelum mengetahui tentang bagaimana cara kerja kopling manual, alangkah baiknya kamu mengetahui terlebih dulu mengenai apa saja komponen-komponen yang ada pada kopling. Berikut komponen-komponen yang harus kamu ketahui:

  • Flywheel
  • Plat Kopling
  • Clutch Cover
  • Pressure Plat
  • Realese Lever
  • Poros Transmisi
  • Reales Bearing
  • Pegas Kopling
  • Control System
  • Input Force

Berikut cara kerja dari masing-masing komponen kopling di atas:

Flywheel: adalah komponen berupa plat yang bekerja untuk memberikan putaran input pada mesin.

Pressure Plat: cara kerja komponen pressure plat ini adalah mengatur jarak antara plat kopling dengan plat logam.

Plat Kopling: cara kerja dari plat kopling ini adalah untuk menerima putaran yang dihasilkan dari flywheel sehingga terhubung kepada bagian transmisi.

Clutch Cover: adalah cover yang dipakai untuk menaruh komponen kopling seperti pedal kopling, pressure plate, dan juga realese lever. Bagian clutch cover ini diberi baut sehingga menempel ke bagian flywheel. Jadi semua komponen yang berada di dalam clutch cover ini akan ikut berputar sesuai dengan putaran yang dihasilkan oleh flywheel.

Pedal Kopling: fungsi dari pedal kopling ini adalah untuk menekan komponen pressure supaya tetap nempel dengan plat kopling ketik pedal di injak oleh kaki pengemudi.

Reales Bearing: adalah komponen yang bekerja untuk mendorong release lever yang didasari dengan gaya pada aktuator hidrolik kopling.

Realese Lever: adalah komponen terakhir yang bekerja untuk membuat pressure plat supata dapat bebas dari plat kopling.

***

Sekian ulasan tentang cara kerja kopling yang dilengkapi dengan fungsi dari kopling tersebut. Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu semua.