Bahasa Arabnya Aku Mencintaimu Karena Allah

Kalian tahu tidak bahasa Arabnya Aku mencintaimu karena Allah? Jika belum maka disini kami akan membahas secara tuntas mengenai hal tersebut seperti pada pembahasan bahasa Arabnya ruang tamu.

Mencintai merupakan salah satu fitrah manusia. Meskipun demikian, kita lebih sering mendengar ungkapan benci terhadap seseorang daripada ungkapan saling mencintai.

Padahal ungkapan mencintai terhadap sesama makhluk lebih Allah cintai daripada ungkapan kebencian. Dalam mengungkapkan perasaan cinta, kita bisa menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, maupun menggunakan bahasa Arab.

Bahasa Arabnya Aku Mencintaimu Karena Allah

Bahasa Arabnya Aku Mencintaimu Karena Allah
Sumber: Sumber: pbs.twimg.com

Seperti yang telah dijelaskan diatas, kita dapat mengungkapkan perasaan cinta dengan berbagai bahasa, salah satunya bahasa Arab. Lalu seperti apa bahasa Arabnya Aku mencintaimu karena Allah? Simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Arti dari Ana Uhibbuki Fillah

Bahasa Arabnya Aku Mencintaimu Karena Allah
Sumber: pikdo.net

Islam merupakan salah satu agama yang mengajarkan untuk mengungkapkan atau menyatakan perasaan cinta karena Allah. Ini sebagaimana yang tertulis dalam salah satu hadist Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti dibawah ini:

Nah, biasanya orang mengatakan bahasa Arabnya Aku mencintaimu karena Allah menggunakan kalimat Ana uhibbuki fillah atau Ana uhibbuka fillah ( انا احبك في الله).

Lantas sebenarnya apa makna dari kalimat Ana Uhibbuki Fillah? Berikut penjelasannya.

Kata Ana / اَنَا dalam bahasa Indonesia artinya; “Saya”
Kata Uhibukki / اُحِبُّكِ dalam bahasa Indonesia artinya; “Saya mencintaimu”
Sedangkan kata Fillah / فِي ﷲِ dalam bahasa Indonesia artinya; “Karena Allah”

Maka jika kita gabungkan akan menjadi sebuah kalimat Ana uhibbuki fillah / اَنَا اُحِبُّكِ فِي ﷲ yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah “Saya mencintaimu karena Allah”.

Kata ganti (dhommir) “ki” seperti Ana uhibbuki fillah / اَنَا اُحِبُّكِ فِي ﷲِ ditunjukkan khusus untuk akhwat atau perempuan. Sedangkan kata ganti “ka” seperti Ana uhibbuka filah / اَنَا اَحِبُّكَ فِي ﷲِ ditunjukkan khusus untuk ikhwat atau laki-laki.

Selain kata Ana uhibbuki fillah, terdapat juga kalimat lain yang memiliki arti tidak jauh berbeda dengan kalimat tersebut yang dapat kita ucapkan untuk mewakili perasaan cinta kita terhadap sesama hamba Allah SWT. Beberapa kalimat yang dimaksud adalah:

  • Inni uhibbuki fillah yang artinya; Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah (wanita)
  • Inni uhibbuka fillah yang artinya; Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah (laki-laki)
  • Inni uhibbukum fillah yang artinya; Sesungguhnya aku mencintai kalian karena Allah (Jamak atau untuk laki-laki dan perempuan)

Cara Menjawab Ucapan Ana Uhibbuki Fillah

Bahasa Arabnya Aku Mencintaimu Karena Allah
Sumber: diantyrr.blogspot.com

Lalu bagaimana cara menjawab ucapan “Ana uhibbuki/ka fillah”, baik itu dari laki-laki maupun perempuan? Kita dapat menjawabnya dengan mengatakan:

أحبك الله الذي أحببتني له: Ahabbakilladzii ahbabtani ilahuu : Semoga Allah mencintaimu, Dzat yang telah membuatmu mencintai ku karena-Nya.

Dengan kita menjawab dengan kalimat “Ahabbakilladzii ahbabtani ilahuu” maka kita telah mengucapakan seperti yang pernah diucapkan oleh sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dawud r.a dan Imam Ahmad r.a dari sahabat Anas bin Malik r.a, beliau berkata yang artinya:

Ada seorang sahabat yang sedang bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian ada seseorang lainnya yang lewat di hadapan beliau. Lantas sahabat tersebut berkata: “Wahai Rasulullah, sungguh saya benar-benar mencintai orang ini”.

Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya: “Apakah kamu sudah memberitahukan perasaanmu kepadanya?” Lalu dia pun menjawab: “Belum.”

Setelah mendengar jawaban tersebut, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Kalau demikian, pergilah kemudian beritahukan kepadanya”.

Kemudian sahabat tersebut bergegas pergi untuk menemui orang tersebut. Setelah bertemu dengan orang tersebut, ia mengatakan “Inni uhibbuka fillah”, setelah itu orang tersebut pun menjawab ucapannya dengan kalimat “Ahabbakalladzi ahbabtani lahu”.

Hukum Mengucapkan Kalimat Ana Uhibbuki Fillah

Didalam Islam, terdapat hukum mengucapkan Ana uhibbuki fillah kepada lawan jenis. Maksud hukum didalam hal ini adalah kalimat tersebut hanya dianjurkan untuk diucapkan oleh laki-laki terhadap laki-laki, perempuan terhadap perempuan, dengan catatan tidak menimbulkan prasangka yang tidak baik/buruk di hati keduanya.

Ini seperti yang di firmankan oleh Allah SWT didalam Surah Al-Ahzab ayat 32:

 

Ayat tersebut diatas menjadi dasar hukum untuk seorang wanita agar ketika berinteraksi dengan selain mahramnya harus menggunakan tutur kata yang tegas dan juga singkat serta tidak disarankan untuk menyampaikan dengan penuh perasaan dan melirih.

Karena jika seorang wanita menyampaikan dengan penuh perasaan dan melirih maka ditakutkan akan membuat si pendengar tergoda. (Ahkamul Qur’an, Ibnul ‘Arabi,3/568)

Dalam ayat tersebut, Allah SWT melarang para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam agar tidak berlemah lembut ketika bertutur kata. Ayat yang tersebut diatas menggunakan istilah layyin dimana artinya adalah berlemah lembut.

Berlemah lembut pada konteks ini ialah berlemah lembut dalam penggunaan kalimat didalam bertutur kata dan juga berlemah lembut dalam intonasi pada pengucapan kalimat tutur katanya.

Hukum yang terkandung pada ayat tersebut tidak hanya berlaku untuk para istri nabi saja, namun juga berlaku umum untuk seluruh wanita muslimah.

Itulah pembahasan mengenai bahasa Arabnya aku mencintaimu karena Allah dan beberapa hal yang menyangkut dengan pembahasan tersebut. Selamat mencoba untuk mengamalkannya dengan mahrom kalian ya!